ANALISIS PERENCANAAN STRATEGI SEKTOR PUBLIK BANK INDONESIA
HASNAN, Dr. Eko Suwardi, M.Sc., CMA.
2014 | Tesis | S2 Magister ManajemenDalam menghadapi tantangan ekonomi dan perubahan kewenangan tugas moneter, Bank Indonesia memerlukan perencanaan strategis. Bank Indonesia termasuk kedalam lembaga pemerintah yang merupakan organisasi nirlaba untuk menciptakan public value. Permasalahan penelitian ini adalah kinerja Bank Indonesia dalam pencapaian sasaran strategi, yaitu penargetan inflasi. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis mengenai perencanaan strategis sektor publik pada Bank Indonesia. Tujuan penelitian ini menganalisis perencanaan strategis di Bank Indonesia di tengah permasalahan dalam menghadapi perubahan dan pencapaian sasaran strategis. Selain itu diharapkan dari hasil penelitian ini dapat memberikan usulan dengan menambahkan atau mengembangkan langkah-langkah strategis beserta elemenelemen perencanaan strategis pada Bank Indonesia. Berdasarkan hasil temuan penelitian dan analisis bahwa pertama, Bank Indonesia menggunakan Balance Scorecard sebagai landasan perencanaan startegi dan membentuk suatu program transformasi yang disebut sebagai Sistem Perencanaan, Anggaran, Modal dan Kinerja untuk melaksanakan tugas dalam kebijakan moneter di Indonesia. Kedua dalam melibatkan perencanaan strategi, Bank Indonesia tidak mengikutsertakan pemangku kepentingan yang memiliki peran penting dalam merumuskan perencanaan strategis khususnya pada Presiden dan kementrian yang terkait terhadap tugas-tugas Bank Indonesia. Ketiga, Bank Indonesia memiliki kemampuan akses strategi dalam bentuk forum strategi untuk mengadaptasi langkah-langkah strategi dalam perencanaan strategis, keempat, dalam anggaran, Bank Indonesia menggunakan prinsip anggaran berbasis kinerja (Performance Based Budgeting / PBB) yang menghubungkan antara level kinerja yang ditargetkan dengan besaran anggaran yang diperlukan. Kelima, Balance Scorecard digunakan sebagai satuan set pengkuran kinerja yang menjadi landasan kerangka kerja sistem manajemen sehingga proses implementasi akan menjadi pertanggung jawaban dan ukuran target pencapaian di tiap satuan kerja.
Facing the economic challenges and changes in the authority role of monetary, Bank Indonesia requires strategic planning. Bank Indonesia is one of the government agency that are non-profit organizations to create public value. The Role of Bank Indonesia is setting, coaching, staged financing and encouraging the development of healthy banking system in order to maintain rupiah stability and inflation. The problem of this research is the performance of Bank Indonesia in achieving strategic objectives, which is inflation targeting. Therefore it is necessary to analyze the strategic planning in public sector at Bank Indonesia. The purpose of this research is to analyze strategic planning at Bank Indonesia in facing the changes and achieving strategic objectives. Also expected from the results of this research, that it can provides suggestions to add or develop strategic moves along with the elements of strategic planning at Bank Indonesia. Based on the findings and analysis, that first, Bank Indonesia uses Balanced Scorecard as the base of the planning strategy and establish a program transformation known as System Planning, Budget, Capital and Performance for the task of monetary policy in Indonesia. Second, in the strategy planning, Bank Indonesia do not involve stakeholders who have important role in formulating strategic planning, especially in Presidential and ministerial duties related to Bank Indonesia. Third, Bank Indonesia has the ability to access strategy in the form of a Forum Strategy for adapting in steps strategic planning strategy. The fourth, in the budget, Bank Indonesia uses the principle of performance-based budgeting (Performance Based Budgeting / PBB) that connects between the targeted performance levels with the amount of budget necessary. Fifth, the Balanced Scorecard is used as a unit of performance test rank sets, a framework on which the management system, so that the implementation process will be the responsibility and achievement of target measurement in each unit.
Kata Kunci : perencanaan strategis, Bank Indonesia, organisasi nirlaba