ANALISIS FAKTOR-FAKTOR RISIKO PROYEK EKSPLORASI PANAS BUMI DI WILAYAH KERJA BARU STUDI KASUS PADA PT. X
DEMAS SETO ARDHIWIRAWAN, Dr. Ir. Adi Djoko Guritno, MSIE.
2014 | Tesis | S2 ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi dan klasifikasi faktor-faktor risiko yang mempengaruhi suatu proyek eksplorasi panas bumi di wilayah kerja baru, serta melakukan analisis dan menentukan perlakuan yang tepat terhadap risiko-risiko tersebut. Proses manajemen risiko pada penelitian ini didasarkan pada standar ISO 31000. Analisis risiko dilakukan secara kualitatif dimana risiko yang telah diidentifikasi akan ditentukan peringkat dampak dan kemungkinannya oleh pemangku risiko berdasarkan informasi dan pengalaman yang ia miliki. Risiko-risiko tersebut dipetakan ke dalam matriks kemungkinan dan dampak (probability impact matrix) untuk selanjutnya dievaluasi dan ditentukan perlakuan risiko yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama yang dihadapi perusahaan pengembang energi panas bumi pada tahap eksplorasi di wilayah kerja baru dapat berupa risiko sumber daya dan cadangan panas bumi, risiko pengeboran eksplorasi, risiko proyek konstruksi sipil dan infrastruktur, risiko yang berhubungan dengan kebijakan Pemerintah dan perizinan, risiko yang berhubungan dengan masyarakat sekitar lokasi pengembangan, risiko keselamatan kerja dan lingkungan hidup, risiko kesalahan estimasi pada anggaran. Menghindari risiko atau menurunkan dampak dan kemungkinannya sebelum proyek dimulai harus dilakukan terhadap risiko-risiko utama tersebut.
This study aims to identify and classify the risk factors affecting geothermal exploration project in green field area, as well as to analyze and determine the appropriate risk treatment. The risk management process in this study is based on ISO 31000. Qualitative risk analysis was conducted to all identified risk. Risk rating or level of impact and likelihood was determined by the risk owner based on the information and experience that he has. All of these risks are mapped into the probability impact matrix for further evaluation and determine the appropriate risk treatment. The results showed that the main risk faced by geothermal developer at exploration stage in green field area are the geothermal resource and reserve risk, exploration drilling risk, civil construction and infrastructure project risk, the risk associated with government policies, regulation and permit/licensing, risk associated with the community, safety and environmental risk, and budget estimation risk. Avoiding risk or reduce the impact and probability of the risk occurrence before the project begins should be carried out on the main risk above.
Kata Kunci : manajemen risiko, eksplorasi panas bumi, ISO 31000, probability impact matrix