VALIDITAS KLINIK RECENT LIFE CHANGES QUESTIONNAIRE SEBAGAI INSTRUMEN DETEKSI DINI TERHADAP GANGGUAN CEMAS MENYELURUH
ERNAWATI W., Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D.
2015 | Tesis | S2 Psikologi ProfesiAnalisis menunjukkan adanya treatment gap yang signifikan pada masyarakat dengan masalah kesehatan mental di Indonesia. Jumlah gangguan mental yang tertangani lebih rendah dari prevalensi gangguan mental di Indonesia (treatment gap). Faktor penyebab treatment gap antara lain pasien yang kurang paham gejala Keswa (lebih fokus pada gejala fisik), kurangnya tenaga Keswa profesional, kurangnya jumlah fasilitas dan sumber daya Keswa, dan stigma pada lingkungan sosial. Perubahan kejadian kehidupan yang menimbulkan stres akan terus terjadi dan tidak dapat dihindari. Identifikasi gangguan mental emosional perlu dilakukan sedini mungkin untuk memperbesar peluang diberikannya diagnosis dan penanganan yang tepat guna. Salah satu gangguan mental emosional yang muncul terkait stres adalah Gangguan Cemas Menyeluruh (GCM). Dibutuhkan instrumen tervalidasi yang dapat digunakan sebagai alat deteksi dini yang efisien. Tujuan penelitian adalah melakukan eksplorasi daya prediksi Recent Life Changes Questionnaire (RLCQ) terhadap Gangguan Cemas Menyeluruh (GCM) melalui Structured Clinical Interview for DSM IV Disorder Axis I (SCID-I) sebagai instrumen deteksi dini sehingga dapat digunakan sebagai early warning system dalam instansi pelayanan kesehatan maupun di tengah masyarakat. Penelitian melibatkan 140 sampel pasien rawat jalan dewasa dari Puskesmas di Kabupaten Sleman, dan Kota Yogyakata. Analisis data menggunakan analisis diskriminan, Receiver Operating Characteristic (ROC) Curve, dan Likelihood Ratio (LR) untuk mengakses validasi klinik RLCQ. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi GCM sebesar 15%. Hasil analisis diskriminan menunjukkan RLCQ tidak mampu membedakan kelompok (Wilks' Lamda=0,945; Chi-square(5)=7,66; p>0,05) dengan hanya kategori kesehatan yang mampu membedakan kelompok. Hasil analisis ROC dan LR menunjukkan RLCQ memiliki daya prediksi lemah terhadap GCM dengan AUC 63,5% (KI95%: 50,8%-76,2%; p<0.05), LR+1,53 dan LR-0,64 dan hanya RLCQ kategori kesehatan yang memiliki daya prediksi terhadap GCM.
Analysis indicates a significant treatment gap of people with mental health problem in Indonesia. The number of mental health disorders receiving treatment is significantly low than the prevalence (treatment gap). Treatment gap occurs because of many factor like patients do not understand the symptoms of Mental Health disorders (more focus on physical symptoms), lack of professional Mental Health, the shortage of facilities and resources in Mental Health, and stigma in the social environment. Changes life events that cause stress will continue to occur and can not be avoided. Identification of emotional mental disorders needs to be done as early as possible to increase the odds given a diagnosis and appropriate treatment. One of the mental disorders that arise related emotional stress is Generalized Anxiety Disorders (GAD). It takes a validated instrument that can be used as an efficient tools of early detection. This study aims explore predictive ability of Recent Life Changes Questionnaire (RLCQ) for Generalized Anxiety Disorders (GAD) via the Structured Clinical Interview for DSM-IV Axis I Disorder (SCID-I) as an early detection instrument that can be used as an early warning system in health center as well as in the community. The study involved a sample of 140 adult outpatients from primary health care in Sleman district, and City Yogyakata. Analysis data using discriminant analysis, Receiver Operating Characteristic (ROC) Curve, and Likelihood Ratio (LR) to access clinical validation RLCQ. The results showed that prevalence of GAD is 15%. The results of discriminant analysis showed RLCQ not able to discriminate between groups (Wilks' Lamda=0,945 ; Chi-square(5) = 7,66; p>0,05 ) with only the health category that is able to discriminate the group. The results of ROC analysis and LR showed RLCQ have a weak ability to predict GAD with 63,5% AUC (95%CI: 50,8%-76,2%; p<0.05), LR+1,53 and LR-0,64. There is only one chategory in RLCQ that can predict GAD, wich is Health chategory.
Kata Kunci : RLCQ, SCID-I, stres, gangguan cemas menyeluruh, Generalized Anxiety Disorder (GAD), validitas klinik, puskesmas