KAJIAN DAMPAK BAHAYA KEGAGALAN TEKNOLOGIPLTU/PLTGU TERHADAP ELEMEN BERISIKO DI LINGKUNGAN UNIT PEMBANGKITAN MUARAKARANG
WIRA FAZRI ROSYIDIN, Prof. Dr. Sunarto, M.S; Prof. Dr. Kirbani Sribrotopuspito
2015 | Tesis | S2 Ilmu LingkunganPenelitian yang berjudul kajian dampak bahaya kegagalan teknologi PLTU/PLTGU terhadap elemen berisiko di lingkungan Unit Pembangkitan Muarakarang memiliki tujuan : (1) mengkaji potensi kegagalan dari sistem pembangkitan UP Muarakarang , (2) mengkaji Pola Spasial dampak lingkungan sebagai hasil operasional Pembangkit dari aspek persebaran udara (3) memahami wujud pengendalian bahaya dari Unit Pembangkitan Muarakarang.Penelitian ini mengkaji potensi kegagalan teknolgi yang dapat menyebabkan bahaya terhadap elemen berisiko yang ada yaitu lingkungan pemukiman sekitar maupun pekerja. Hasil identitas bahaya yang ada diperoleh dari identifikasi potensi plant pembangkit dan aturan kebijakan untuk penanggulangan yang di dapat dari PT PJB Unit Pembangkitan Muara Karang. Pendekatan analisa yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif yang bersifat spasial berkaitan dengan pemetaan area penelitian dan juga persebaran konsentrasi hasil pencemar pada udara bebas. Identitas dari pencemaran hasil operasional pembangkit dispasialkan dengan terlebih dahulu membuat diagram angin mayoritas yaitu windrose dan dilanjutkan dengan analisis spasial interpolasi dengan menghasilkan Isoline dari konsetrasi persebaran pencemar. Selain itu penanggulangan yang ada dilihat dari kebijakan pengendalian Hasil penelitian ini dideskripsikan sebagai berikut: (1) adanya potensi kegagalan teknologi pada Plant pembangkit yaitu HRSG dan Boiler pada keadaan gagal atau minim perawatan yang menyebabkan kebisingan,kebocoran hingga ledakan dari hasil tersebut menghasilkan berhentinya operasi unit. (2) penjelasan bentuk interpolasi pola spasial persebaran polutan pada aspek pencemaran udara dengan parameter NO2, SO, debu(TSP) dan kebisingan dari hasil operasional unit pembangkitan. (3) adanya implementasi ragam kebijakan dalam penanganan dampak lingkungan sebagai bahaya hasil operasi pembangkit berupa kebijakan rencana pengendalian , kesiapsiagaan, penanganan kebocoran, kebakaran hingga kebijakan adanya sarana pemantau dampak lingkungan seperti WTP dan alat pengukur emisi di cerobong.
The assessment which is titled the study of hazard impacts power plant technology failure of Power Plant (Fuel/Gas) on elements at risk in the Muara Karang Power Plant has a purpose: (1) to assess on potential failure of the system Muarakarang Power Plant Units, (2) to review failure of dangers of identity technology on elements at risk in the surrounding environment on aspects of air pollution, (3) to understand the existence of a hazard control Muarakarang Power Plant Units. This research has assess of technological failure potensials which is caused of hazard on elements at risk such as settlement or worker. The result of hazard identify from identificated of power plant and rules to handle which is in PJB Muara Karang units company. Using analysis by qualitative methode where looking of spatial by maaping area study also dispersial of gas and particular concentrat on air . Identity of outage power plant operational have spatial model by GIS with interpolation analysis. Utilize windrose diagram to support air information has been made from secondary data of BMKG. In other that view on rule and policy decision for prevention. The results of this study are described as follows: (1) there‟s any of a potential failure of the technology on which Plant HRSG and boiler plant in a conditional of failure or lack of treatment that can cause noise, leaks to the explosion of the results of operations resulted in down of the unit. (2) the concentration of air pollutants and noise that can be monitored from the air quality with dispersial of pollutans from output processing freely around Muara Karang power plant units(3) the implementation of a variety policies in handling the environmental impact as a hazard result of plant operation in the form of policy control plan, preparedness, handling leaks, fire up their policy means monitoring environmental impacts such as water threatment plant and gauges in the emissions of stack.
Kata Kunci : identifikasi, kegagalan teknologi, bahaya, penanggulangan