Laporkan Masalah

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN PASAR BANK SAUDARA, EVALUASI KINERJA CABANG RUMAH SAUDARA

NADHYA ATINDRIYA, Dr. Rangga Almahendra, ST., MM.

2014 | Tesis | S2 Manajemen

PT. Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk. Atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bank Saudara adalah sebuah perusahaan yang bergerak di dalam industri perbankan, yakni sebagai lembaga intermediari yang menghimpun dana pihak ketiga dan menyalurkan pinjaman kepada masyarakat. Tingginya tingkat persaingan di industri perbankan khususnya dalam penyaluran kredit konsumer dan UMKM, mendorong Bank Saudara untuk menguatkan posisinya dalam persaingan. Terbatasnya pengenalan Bank Saudara kepada masyarakat luas dan wilayah operasional Bank Saudara yang saat ini hanya didirikan di kota-kota besar menghambat Bank Saudara dalam menyalurkan kredit kepada nasabah-nasabah ritel dan UMKM yang berada di kota-kota kecil. Dalam upayanya untuk meningkatkan nilai aset perusahaan, kesadaran masyarakat dan wilayah operasionalnya, Bank Saudara melakukan strategi pengembangan pasar untuk mendirikan Rumah Saudara yang ditempatkan pada kotakota terutama wilayah Jawa dan Bali. Selain untuk memperluas wilayah operasional Bank Saudara, Rumah Saudara juga bertujuan untuk lebih mendekatkan Bank Saudara kepada calon nasabah-nasabahnya dengan kata lain Rumah Saudara merupakan perpanjangan tangan dari cabang-cabang Bank Saudara yang sudah ada selama ini. Atas analisa yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa: Faktor yang paling mempengaruhi strategi ekspansi geografis yang dilakukan oleh Bank Saudara adalah faktor eksternal yang terdiri dari jumlah kompetitor, tingkat persaingan, kualitas persaingan dan penyebaran penduduk usia diatas 55 tahun. Sedangkan untuk faktor internal terdiri dari kecukupan modal perusahaan, kemampuan perusahaan memperoleh laba, penetapan lokasi bank, dan keragaman serta kekuatan produk jasa yang dimiliki perusahaan. Strategi yang paling tepat untuk dilakukan oleh Bank Saudara untuk meningkatkan daya saingnya adalah dengan strategi agresif. Strategi agresif terdiri dari penetrasi pasar, pengembangan produk, integrasi horizontal, dan diversifikasi. Analisis indikator kinerja bank menunjukkan bahwa secara keseluruhan Bank Saudara memiliki kinerja yang baik jika dibandingkan dengan rata-rata kinerja perbankan nasional. Sedangakan penilaian kinerja masing-masing cabang menunjukkan bahwa terdapat beberapa Rumah Saudara yang memiliki kinerja kurang baik yaitu Rumah Saudara Bekasi, Pamanukan, Patrol, Kudus, Cilegon dan Losari. Rendahnya kinerja Rumah Saudara disebabkan oleh besarnya biaya operasional yang timbul karena pemanfaatan rekening kantor yang tinggi oleh Rumah Saudara dan penempatan lokasi kantor yang kurang tepat.

PT. Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk.or better known as Bank Saudara is a company that specializes in banking industry, that is as an intermediary institution that collect deposits and distribute loans to the public. The high level of competition in the banking industry, especially in the consumer and SME lending, encourage Bank Saudara to strengthen its position in the competition. Limited introduction of Bank Saudara to the public and Bank Saudara operational areas that currently only set up in major cities inhibiting Bank Saudara in giving loans to retail clients and SMEs that located in small towns. In attempt to increase the value of the company’s assets, public awareness, and its operational area, Bank Saudara perform a geographical strategy expansion to establish Rumah Saudara that placed in cities, especially in Java and Bali. In addition to expanding the bank’s operational area, Rumah Saudara also aiming to get closer to the potential customers, in other words Rumah Saudara are the extension of the bank branches that already exist. For the analysis that has been carried out, obtained the conclusion that: The factor that most influence the geographic market development strategy in Bank Saudara is an external factor that consist of the number of competitors, the level om competition, the quality competition and the distribution of the population above 55 years old.as for internal factors consist of the company’s capital adequacy, the ability in making profit, the bank location determination, the diversity and strength of the bank’s product and service. The most appropriate strategy to increase Bank Saudara competitiveness is with an aggressive strategy. Aggressive strategy consist of market penetration, product development, horizontal integration, and diversification. The analysis of bank performance indicators show that overall Bank Saudara has performed well when compared to the average national banking performance. While the performance assessment of each branch indicates that there is some Rumah Saudara that have a poor performance that is Bekasi, Pamanukan,Patrol, Kudus, Cilegon and Losari. The low performances due to the amount of operating expenses that cause by the high amount use of interbranch account and the office placement that are less precise.

Kata Kunci : analisis faktor, SPACE matrix


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.