SPIRITUALITAS ISLAMI DI TEMPAT KEKRJA STUDI PADA KARYAWAN BANK MUAMALAT YOGYAKARTA
MARISA LATIFA DINAR, Sari Sitalaksmi, M. Mgt., Ph.D.
2015 | Tesis | S2 ManajemenSpiritualitas di tempat kerja merupakan konsep tentang nilai-nilai organisasional dari anggota organisasi dalam melakukan pekerjaan, suatu pengalaman transendensi tentang proses kerja yang dilakukannya, memberikan suatu rasa terhubung dengan yang lain dan mendapatkan suatu rasa kenyamanan dan kelengkapan diri di tempat kerja (Gotsi & Kortezi, 2008). Nilai-nilai yang ada merupakan suatu nilai yang berasal tidak hanya dari nilai-nilai universal (moral dan etika) tetapi juga agama. Nilai-nilai bekerja dalam Islam menjadi basis utama dalam pembentukan suasana kerja di perbankan syariah Indonesia, salah satunya di Bank Muamalat Indonesia Syariah. Spiritualitas di tempat kerja menjadi framework tersendiri yang digunakan untuk menganalisis proses kerja yang terjadi pada karyawan Bank Muamalat Indonesia Syariah Kantor Cabang Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam pada Pimpinan dan beberapa karyawan Bank Muamalat Indonesia Syariah Kantor Cabang Yogyakarta. Temuan dari penelitian ini adalah spiritualitas Islami di tempat kerja Bank Muamalat Indonesia Syariah, salah satunya, terbentuk dari Muamalat Spirit sebagai budaya organisasi perusahaan tersebut. Pada kasus spiritualitas Islami di Bank Muamalat Indonesia Syariah Kantor Cabang Yogyakarta, faktor lain pembentuk spiritualitas Islami adalah peran dari karyawan senior, keberadaan Muamalat Club dan sistem rekrutmen karyawan baru.
Workplace spirituality deals with organizational values regarding how a member of an organization works, a transcendent experience about one’s labor process, giving a sense of connectivity with others, gaining contentment and self-fulfillment at work (Gotsis & Kortezi, 2008). It concerns of not only universal values (moral and ethics) but values of religious as well. Islamic workplace spirituality are the main basis in creating working atmosphere in Indonesian sharia banking as in Muamalat Indonesia Sharia Bank. Workplace spirituality forms an autonomous framework to analyze labor process of employees in office. The research was accomplished through qualitative research method, through in-depth interviews with branch director and several Muamalat Indonesia Sharia Bank employees in Yogyakarta Branch. In Muamalat Indonesia Sharia Bank Yogyakarta Branch case, Islamic workplace spirituality was based on Muamalat Spirit as a culture of the organization, role of the senior employees, Muamalat Club, and new employees recruitment system.
Kata Kunci : spiritualitas di tempat kerja, budaya organisasi, etika kerja