REAKSI PASAR TERHADAP KETERBUKAAN INFORMASI TRANSAKSI AFILIASI OLEH EMITEN
DHINI ANGGRAINI, Prof. Marwan Asri, MBA, Ph.D.
2015 | Tesis | S2 ManajemenDalam Undang-Undang (UU) Pasar Modal, prinsip keterbukaan didefinisikan sebagai pedoman umum yang mensyaratkan para pelaku pasar modal, diantaranya emiten untuk menginformasikan kepada masyarakat dalam waktu yang tepat seluruh informasi material mengenai usahanya atau efeknya yang dapat mempengaruhi keputusan pemodal terhadap Efek maupun harga Efek tersebut. Salah satunya adalah keterbukaan atas transaksi afiliasi dan benturan kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan informasi pada pengumuman transaksi afiliasi yang dilakukan oleh emiten yang terlihat dari adanya reaksi pasar melalui abnormal return saham pada periode pengamatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu harga penutupan saham dalam rentang waktu 2010-2012. Data diambil dari situs Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dokumen internal Otoritas Jasa Keuangan (d/h Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam dan LK)). Desain penelitian dalam tesis ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi peristiwa (event study). Metode analisis data yang digunakan adalah model pengujian one sample t-test dengan bantuan software PASW Statistics 20. Hasil dari penelitian ini adalah pengumuman transaksi afiliasi dan benturan kepentingan yang dilakukan oleh emiten memiliki kandungan informasi sehingga para pelaku pasar modal memberikan respon atas pengumuman dimaksud. Reaksi ini ditunjukkan dengan adanya mean abnormal return yang signifikan dengan level significance(α) = 5%, pada hari ke-5 dan ke-9 setelah tanggal pengumuman.
In the Capital Market Law, The Disclosure Principles defined as a general guideline that requires capital market participants, including issuer, to disclose the public within a certain time, material information with respect to their business or Securities, when such information may influence decisions of investors in such Securities and/or the price of the Securities. One of the examples is disclosure of affiliate transactions and conflict of interest. The purpose of this research is to determine whether or not the information content on affiliate transactions announcement made by the Issuer as seen from the reaction of the market through the abnormal return of the stocks during the period of observation. The data used in this research is the secondary data, which are the closing prices in the time period of 2010-2012. Data retrieved from the Indonesia Stock Exchange (IDX) and the Financial Services Authority's (previously Bapepam-LK) internal documents. The research design was a descriptive research study with event study’s approach. Data analysis method used is a one sample t-test model which solved by using PASW Statistic 20 software. The results of this research show that the announcements of the affiliate transactions and conflict of interest made by the Issuer, has an content information that make the capital market participants to respond it meant. This reaction is shown by the mean abnormal return which level of significance (α) = 5%, on days 5 and 9 after the date of the announcement.
Kata Kunci : pasar modal, emiten, transaksi afiliasi, kandungan informasi, abnormal return