Laporkan Masalah

PENGARUH DANA PIHAK KETIGA (DPK), NON PERFORMING LOAN (NPL), DAN BI RATE, TERHADAP TINGKAT PENYALURAN KREDIT PERBANKAN ( Studi pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa di Indonesia Periode Tahun 2007 - 2011 )

DESI BUDI REJEKI, Prof. Marwan Asri, MBA, Ph.D.

2015 | Tesis | S2 Manajemen

Bank adalah lembaga keuangan yang berfungsi sebagai perantara keuangan. Bank menerima simpanan uang dari masyarakat dan selanjutnya menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Penyaluran kredit memungkinkan dilakukannya investasi, distribusi, dan juga konsumsi barang dan jasa, mengingat semua kegiatan tersebut selalu berkaitan dengan penggunaan uang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh meliputi Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL), dan BI Rate terhadap tingkat penyaluran kredit pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa (BUSN Devisa) di Indonesia secara parsial maupun secara simultan. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data Kredit yang disalurkan, DPK, NPL, dan BI Rate yang diteliti secara bulanan berdasarkan Laporan Keuangan Publikasi BUSN Devisa . Periode yang penelitian dimulai dari bulan Januari 2007 sampai dengan Desember 2011. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda, sementara uji hipotesis menggunakan uji – t untuk menguji pengaruh variabel secara parsial serta Uji – F dan uji koefisien determinasi berganda (R2). Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Non Performing Loan (NPL) berpengaruh positif terhadap tingkat penyaluran kredit perbankan. Sedangkan BI Rate berpengaruh negatif terhadap tingkat penyaluran kredit. Untuk meningkatkan penyaluran kredit maka BUSN Devisa harus melakukan penghimpunan dana secara optimal, memiliki manajemen perkreditan yang baik agar NPL tetap berada dalam tingkat yang rendah dan dalam batas yang disyaratkan oleh Bank Indonesia.

Bank is a financial institution possessing function as the financial intermediary. Bank accepts the money savings from the society and then redistributes them upon the credit. The credit distribution creates opportunity to complete for investment, distribution, and consumption of goods and services, since all these activities are always associated with the use of money. This study aimed to analyze the effect of covering the Third Party Funds (DPK), Non Performing Loan (NPL), and the central bank lending rate to the level of the National Private Bank - Devisa (BUSN – Devisa) in Indonesia partially or simultaneously. The data used are secondary data as loans, deposits, NPL, and BI Rate are examined on a monthly basis based on Financial Statements of BUSN - Devisa. Research period starting from January 2007 until December 2011. Method of data analysis used in this study is linear regression, hypothesis testing while using t - test to test the effect of partial variables and test - F and test the coefficient of multiple determination (R2). The results showed that partially Third Party Funds (DPK) and the Non- Performing Loan (NPL) has a positive effect on the level of banking credit distribution. While BI Rate has a negative effect on the level of banking credit distribution. To increase credit distribution then BUSN – Devisa must perform optimally to fund raising, having a good credit management in order NPL remain in low levels and within the limits required by Bank Indonesia.

Kata Kunci : BUSN Devisa, Kredit, Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Loan (NPL), dan BI Rate


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.