Laporkan Masalah

PERILAKU MEKANIKA BALOK BAMBU SUSUN DUA MENGGUNAKAN PENGHUBUNG GESER BAUT DENGAN BAHAN PENGISI MORTAR ATAU RESIN

YENI MARISA, Dr.-Ing. Ir. Djoko Sulistyo

2015 | Tesis | S2 Teknik Sipil

Pertumbuhan penduduk dunia dan Indonesia pada khususnya mengalami peningkatan yang cukup pesat yang berpengaruh terhadap peningkatan penyediaan perumahan. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya pelestarian hutan akibat penebangan kayu hutan yang terus menerus sebagai bahan material perumahan. Untuk menjaga kelestarian hutan, maka pemanfaatan bambu sebagai pengganti kayu sangat sesuai. Bambu berbentuk pipa, sehingga momen lembamnya besar, tetapi bambu mempunyai lendutan yang besar karena mempunyai kekakuan kecil, sehingga untuk mengurangi lendutan yang besar dilakukan penyusunan batang bambu dengan penghubung geser dengan menggunakan mortar dan resin sebagai bahan pengisi untuk meningkatkan kekakuan balok bambu susun. Penelitian berupa uji karakteristik bambu yang meliputi; uji kuat tekan bambu, uji kuat tarik bambu, uji kuat geser bambu, dan uji kuat tumpu bambu. Selain uji karakteristik dilakukan juga pengujian lentur balok bambu susun dengan berbagai arah sudut baut (450, 600, 750 dan 900). Pengujian dilakukan dengan skala penuh dengan menggunakan beban statik dan dibebani sampai runtuh dengan sistem Four Point Loading untuk mendapatkan momen lentur murni tanpa dipengaruhi gaya geser. Dari pengujian yang dilakukan diperoleh kuat tekan bambu sejajar serat rata-rata pada bagian tengah sebesar 56,976 MPa sedangkan kuat tekan bambu sejajar serat rata-rata pada bagian pangkal 50,33 MPa. Hasil uji tarik bambu sejajar serat tanpa nodia diperoleh kuat tarik bambu rata-rata 228,96 MPa, sedangkan untuk bambu dengan nodia diperoleh kuat tarik rata-rata 114,78 MPa. Untuk hasil kuat geser sejajar serat rata-rata bambu tanpa nodia 3,059 MPa, sedangkan kuat geser sejajar serat rata-rata bambu dengan nodia 4,338 MPa. Hasil kuat tumpu bambu dengan lubang penuntun 59,59 MPa. Hasil pengujian kuat tarik baut rata-rata sebesar 515,25 MPa dan hasil uji tekan resin diperoleh 79,00 MPa. Hasil pengujian lentur balok bambu susun dengan penghubung geser baut dengan bahan pengisi mortar dengan arah sudut baut, α = 750, 600, 450 , 900, berturut-turut sebesar 1381,7 kg, 1355,3 kg, 1296,7 kg dan 1274,3 kg, sedangkan untuk pengisi resin dengan arah sudut baut 750 dan 900 sebesar 1100,50 kg dan 779,33 kg. Arah sudut penghubung geser optimal pada sudut 750.

Population growth in the world and Indonesian especially has increased rapidly that influence increased supply of the housing. This problem can causes impeded of the forest conservation. For the keep of forest conservation, so utilization of bamboo as a subtitute for wood is very appropriate. Bamboo shaped as pipe so that bamboo have a big moment inertia, but bamboo have deflection that is very big, because it have small stiffness, so for the reduction of bamboo’s deflection was conducted composed bamboo beam used shear connector with mortar and resin as a filler to increase stiffness of composed bamboo. The experiment have been conducted in the form of bamboo charactreristic, like a Compressive strength of bamboo, tensile test of bamboo, shear strength of bamboo and bearing support strength of bamboo. Beside of the characteristic test but also was conducted flexural test of composed bamboo beam with filler (mortar an resin) with the variation angle of the shear connector (450, 600, 750, and 900). The experiment was conducted with full scale static loading until collapse with Four Point Loading to get flexural moment without shear force. Result of the experiment have been got compressive strength of bamboo on the middle is 56.97 MPa, for compressive strength of bamboo on the base is 50.33 MPa. Result of the tensile strength of bamboo internodes 228.96 MPa, result of tensile strength of bamboo with nodes 114.78 MPa. For the result of shear strength of bamboo without nodes and nodes are 3.06 MPa and 4.338 MPa respectively. Result of bearing support strength with guide hole is 59.59 MPa. Result of tensile test of bolt is 515.25 MPa, and result of compressive strength of resin 79 MPa. Result of flexural test of composed bamboo beam with mortar filler using shear connector to variation of α = 900, 750, 600, 450 are 1381,7 kg, 1355,3 kg, 1296,7 kg and 1274,3 kg respectively, while for the resin filler are of 779,33 kg and 1100,50 kg. Optimum angle direction for shear connector in the experiment is 750.

Kata Kunci : bambu, penghubung geser, sudut (α)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.