ANALISIS IMPLEMENTASI MONITORING DAN EVALUASI KINERJA KEGIATAN DAN ANGGARAN DI PERGURUAN TINGGI (Studi Kasus di Universitas Gadjah Mada)
ANJAR SAFITRI, Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com. Akt.
2015 | Tesis | S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGIMonitoring dan evaluasi kinerja kegiatan dan anggaran merupakan elemen penting penjaminan mutu Pendidikan Tinggi (PT). Monitoring dan evaluasi di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang masih lemah terlihat dari nilai Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) 2012 yang bernilai cukup baik dengan koreksi (CC), rendahnya serapan anggaran, dan beberapa perencanaan kegiatan yang tidak terlaksana. Apabila kondisi lemahnya monitoring dan evaluasi dibiarkan akan berakibat pada perencanaan yang tidak matang dan menghambat tercapainya visi misi UGM. Kondisi di UGM tersebut yang melatarbelakangi peneliti melakukan kajian lebih dalam untuk mengetahui solusi ke depan. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi monitoring dan evaluasi kinerja kegiatan dan anggaran di UGM, dan mengkaji kesesuaian implementasinya dengan PMK Nomor 249 Tahun 2011. Penelitian ini juga mengkaji kendala apabila mengimplementasikan PMK Nomor 249 Tahun 2011. Peneliti juga memberikan masukan kesesuaian PMK Nomor 249 Tahun 2011 dengan UGM sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH). Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus di UGM. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan Focus Grup Discusion (FGD) dengan unit UGM serta benchmark dengan Institut Teknologi Bandung dan Universitas Sebelas Maret. Analisis data penelitian menggunakan teknik analisis diagram network secara substantif, analisis diagram pohon, dan analisis diagram fishbone. Penelitian ini disajikan secara deskriptif dan naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi monitoring dan evaluasi kinerja kegiatan dan anggaran di UGM dilakukan partisipatif dari unit secara top down dan bottom up. Implementasi monitoring dan evaluasi kinerja di UGM tergolong sesuai dengan PMK Nomor 249 Tahun 2011. Kendala-kendala apabila PMK Nomor 249 Tahun 2011 diterapkan di UGM diantaranya: belum ada kebijakan legal yang memberlakukan peraturan tersebut dari pemerintah, belum memiliki sistem informasi yang mendokumentasikan kinerja kegiatan, belum ada pelaksana monitoring dan evaluasi kinerja keseluruhan UGM, dan belum sinkronnya pelaporan hasil dari sisi kinerja kegiatan dengan kinerja anggaran. PMK Nomor 249 Tahun 2011 memiliki kesesuaian dengan bentuk PTN BH di UGM dalam hal dasar peraturan, pengukuran, tujuan, dan manfaatnya. Mempertimbangkan semangat dan konten isi PMK Nomor 249 Tahun 2011 yang komprehensif, sangat tepat kerangka berfikir PMK Nomor 249 Tahun 2011 dimodifikasi untuk diterapkan di UGM ke depan sebagai PTN BH.
Monitoring and evaluation of activity and budget performance is an important element of quality assurance at university (PTN). Monitoring and evaluation (Monev) at Gadjah Mada University (UGM) are still weak as seen in Government Agencies Public Accountability Report (LAKIP) 2012 which is quite good valued but with correction (CC), the low budget absorption, and some unheld activities. If this condition is ignored, it will effect on unproper strategy and demotivate the vision and mission of UGM. Given that fact, the researcher decided to conduct a deeper study to get future solution. This research aims at observing the implementation of monitoring and evaluation of activity and budget performance at UGM and analyzing the compatibility with PMK Number 249 Year 2011. Also, this research attempts to observe the obstacles when applying PMK Number 249 Year 2011. The researcher also gives compatibility suggestion of MPK Number 249 Year 2011 with UGM as Legal Entity State University (PTN BH). This research is a case study at UGM. Data collection is done by observing, interviewing, documentation study, and Focus Group Discussion with UGM unit as well as benchmark with Bandung Institute of Technology and Sebelas Maret University. Data analysis applies substantively network diagram analysis technique, tree diagram analysis and fishbone diagram analysis. This research is provided descriptively and narratively. Data findings show that the implementation of monev of activity and budget performance at UGM is participatively done from unit in a top down and bottom up way . The implementation of monev of activity is considered compatible with PMK Number 249 Year 2011 The obstacles when PMK Number 249 Year 2011 applied at UGM are, among other things, there has been no legal policy enacting the regulation from government, there has been no information system which documented the performance activity, there has been no executor for monitoring and evaluating the performance of UGM comprehensively, and the result reports of activity performance and budget performance which are out of sinc. PMK Number 249 Year 2011 has compatibility with the model of PTN BH at UGM in terms of regulation, measurement, goals and benefits. Observing the core and content of PMK Number 249 Year 2011 which are comprehensive and compatible with UGM, the mind frame of PMK Number 249 Year 2011 is very compatiblely modified to be applied in the future at UGM as PTN BH.
Kata Kunci : Monitoring Evaluasi, Kinerja Kegiatan, Kinerja Anggaran dan PTN BH