KOMUNIKASI PARTISIPATIF DALAM MODIFIKASI INOVASI PADI BERBASIS PENGETAHUAN LOKAL PETANI DI LAHAN RAWA PASANG SURUT KALIMANTAN TENGAH
DEDY IRWANDI, Prof. Nunung Prajarto, M.A., Ph.D
2015 | Tesis | S3 Penyuluhan dan Komunikasi PembangunanKegagalan pengembangan lahan gambut untuk persedian pangan nasional di Kalimantan Tengah disebabkan oleh masalah lingkungan dan pendekatan program inovasi pertanian yang dilakukan secara top down, tidak membuka ruang komunikasi dan partisipasi masyarakat, sehingga tidak terjadi sinergi antara pengetahuan lokal petani dengan inovasi teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan lokal petani padi; mendeskripsikan karakteristik inovasi teknologi padi; dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi modifikasi inovasi teknologi usahatani padi yang dilakukan petani. Penelitian dilaksanakan di kawasan pengembangan lahan gambut, Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah pada bulan Agustus – Desember 2013 dengan metode survey di 12 desa pada 3 kecamatan. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive didasarkan bahwa lokasi penelitian merupakan daerah pengembangan lahan gambut yang telah memanfaatkan inovasi teknologi padi dengan baik. Sampel petani ditentukan secara simple random sampling. Pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara terhadap 316 orang petani dan 15 informan terdiri dari petani, penyuluh pertanian, dan tokoh masyarakat. Analisis data secara deskriptif kuantitatif dan path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan lokal petani di lahan gambut terbentuk dari proses interaksi dan adaptasi petani terhadap ekosistem lingkungan biofisik dan sistem sosial masyarakat. Masuknya inovasi teknologi yang diimplementasikan dalam sistem pertanian modern melalui pengembangan inovasi padi unggul mendapat respon dari sistem sosial petani. Faktor-faktor yang menentukan perilaku petani melakukan modifikasi inovasi padi baik secara langsung maupun secara tidak langsung dipengaruhi oleh karakteristik inovasi, dan komunikasi partisipatif. Sedangkan faktor yang berpengaruh tidak nyata, tetapi memberikan kontribusi terhadap perilaku petani melakukan modifikasi inovasi padi adalah penyuluhan pertanian dan sikap petani terhadap inovasi.
The failured development of peat land in Central Kalimantan to supply national food security was caused by environmental problems and approaching agricultural innovation program, which only was top-down policy, there for it was not connected between the local knowledge of farmers with technological innovation. This research was conducted to know the indigenous knowledge of paddy farmer; to descript the characteristic of innovations paddy, to analyze some factors that influence to the innovation technology of paddy cultivation. The research was condusted on peat land development area, Kapuas Regency, Province of Central Kalimantan, since August-December 2013. The research was used survey in 12 villages of 3 sub-districts. The sub-districts were selected purposively. Research location was chosen purposively based on peat land development area which using farmer innovation technology, that has already existing. Data collected was done for 316 farmers using questionnaire, interview, discussion and participation observation and manage 15 key persons against of farmers, extension workers and opinion leaders. The data were analyzed by using statistical descriptif quantitative and path analysis. The results of study was indicated that the indigenous knowledge of farmers on peat land was formed of interaction processing and adaptation to the biophysical ecosystem and social systems of its people.The Entering of innovation technology that implemented to modern system of agricultural innovation was responded by its social farmer system. Some factors that determined the farmer attitude, were characteristic of technology innovation, extension activity and participated communication of farmer. Moreover, some factors, that was not significant affected to modification technology, agriculture extension, and the attitude of paddy farmer. In fact its can be contributed to the farmer attitude for adopting the innovation technology of paddy cultivation on peat land area.
Kata Kunci : pengetahuan lokal, komunikasi patisipatif, modifikasi inovasi, lahan gambut, Kalimantan Tengah