Laporkan Masalah

KESIAPAN NOTARIS TERHADAP KETENTUAN MAGANG BAGI CALON NOTARIS PADA KANTOR NOTARIS DI KABUPATEN SLEMAN SETELAH BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2004 TENTANG JABATAN NOTARIS

DANIELA MALUTE, Sigit Riytanto, SH., M.Si.

2015 | Tesis | S2 Kenotariatan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kesiapan bimbingan atau pembinaan Notaris terhadap calon Notaris magang setelah diperpanjangnya waktu magang dari 12 (dua belas) bulan menjadi 24 (dua puluh empat) bulan pada kantor Notaris di Kabupaten Sleman dan bentuk bimbingan atau pembinaan yang akan diberikan Notaris terhadap calon Notaris magang pada kantor Notaris di Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian normatif empiris yaitu penelitian dilakukan dengan mengutamakan cara penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder, yang kemudian dilanjutkan dengan penelitian terhadap data di lokasi atau terhadap pihak yang berkaitan dengan obyek yang akan diteliti untuk mendapatkan data primernya. Seluruh data yang terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan Notaris dalam memberikan bimbingan atau pembinaan kepada calon Notaris magang tidak berbeda dengan magang sebelumnya dalam hal pemberian materi magang disesuaikan dengan pedoman yang telah diberikan oleh Pengurus Wilayah, hanya saja setelah jangka waktu magang diperpanjang dari 12 (dua belas) bulan menjadi 24 (dua puluh empat) bulan pedoman yang baru masih dalam tahap revisi sehingga Notaris masih memakai pedoman yang lama, sambil menunggu selesainya pedoman yang baru dan calon Notaris magang yang akan diterima pada kantor Notaris yang bersangkutan akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi kantor Notaris agar magang dapat berjalan efektif. Bentuk bimbingan atau pembinaan kepada calon Notaris magang mengikuti pedoman yang diberikan oleh Pengurus Wilayah namun tata cara dan waktu penyampaian materi magang pada tiap kantor Notaris berbeda-beda, bentuk bimbingan atau pembinaan yang diberikan antara lain: mengenai peralatan kantor, tata administrasi kantor, protokol Notaris, bentuk-bentuk akta Notaris, prosedur pembuatan akta, praktek pembuatan akta, etika profesi dan adanya evaluasi.

The aimed of this research are to know and to analyze Notary’s readiness and the form that will be given in guiding the candidate of internship Notary, since the extended of new regulation of period of internship from 12 (twelve) months to 24 (twenty-four) months at the Notary’s office in Sleman, Yogyakarta. The research is an empirical normative research, in which the research is conducted by using literature as the secondary data and continued by collecting the data at the related locations and objects as primary data. The data result of this research is analyzed by qualitative method. The results show that Notary’s readiness in guiding the internship of candidate of Notary is adjusted to the guidelines that determined by INI (Ikatan Notaris Indonesia) organization, but the new guidelines in which the period of internship from 12 (twelve) months to 24 (twenty-four) months still in the process of revision, the internship programme is still using the old guidelines. The form of guidance of the candidate of Notary in the Notary’s office is different one another, but still following the guidelinesfrom INI organization. The forms of guidance that are given, such as: office equipment, administration, Notary’s protocol, the forms of notarial deed, procedures of making the deed, professional ethics, and evaluation.

Kata Kunci : Kesiapan Notaris, Magang, calon Notaris


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.