PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR UNTUK PENGEMBANGAN PARIWISATA DI PULAU PARI, KEPULAUAN SERIBU, DKI JAKARTA
ROLAND SINULINGGA, Prof. Dr. M. Baiquni, MA.
2015 | Tesis | S2 GeografiPerkembangan pariwisata di pulau kecil menyebabkan tekanan terhadap ekosistem. Tekanan terhadap ekosistem akan berdampak kepada sumberdaya air di pulau tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk (a) menganalisis kondisi ketersediaan air di Pulau Pari, (b) menganalisis kondisi kualitas air di Pulau Pari, (c) menganalisis kebutuhan air dan proyeksinya untuk masa yang akan datang di Pulau Pari, dan (d) merumuskan strategi pengelolaan sumberdaya air untuk pariwisata di Pulau Pari. Lokasi penelitian terletak di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Metode penelitian terdiri atas perhitungan neraca air, kebutuhan air, metode geometrik, analisis deskriptif, dan analisis SWOT. Pengambilan sampel air dan penduduk menggunakan metode purposive, sedangkan sampel wisatawan menggunakan metode accidental random sampling. Hasil akhir penelitian ketersediaan air tanah di Pulau Pari sebesar 290000,48 m3/tahun. Kualitas air tanah di lokasi penelitian tergolong baik dan tersebar secara mengelompok di tengah pulau. Besarnya kebutuhan air tahun 2013 sebesar 46381,947 m3/tahun dengan rasio kebutuhan dan ketersediaan air sebesar 16 %. Kebutuhan air meningkat pada tahun 2018 menjadi 54443,953 m3/tahun dengan rasio sebesar 19 %. Proyeksi kebutuhan air tahun 2023 mengalami peningkatan menjadi 63548,472 m3/tahun dengan rasio mencapai 22 %. Prioritas strategi pengelolaan sumberdaya air untuk pariwisata yaitu (a) membuat kebijakan pembatasan pengunjung agar kelestarian pulau dan sumberdaya air tetap terjaga, (b) menyusun kebijakan dan membuat kelembagaan yang terintegrasi dengan lembaga yang sudah ada untuk menangani pengelolaan sumberdaya air di Pulau Pari, (c) mengembangkan paket wisata yang berbasis ekowisata dengan melibatkan unsur penduduk, instansi, universitas, dan LSM.
Tourism development in small island causing pressure on the ecosystem. Pressures on ecosystems will affect water resources in the island. This study aims to (a) analyze water availability conditions in Pari Island, (b) analyze the water quality conditions in Pari Island, (c) analyze water demand and water projections for the future in Pari Island, and (d) formulate strategies for the management water resources for tourism in Pari Island. Location of the study lies in Pari Island, Seribu Islands, Jakarta. The research method consists of the calculation of the water balance, water requirements, geometric methods, descriptive analysis, and SWOT analysis. Water sampling and settlement using purposive methods, tourists samples using accidental random sampling. The final results of amount of groundwater availability in Pari Island of 290000,48 m3 / year. Groundwater quality in the study area are classified as good and dispersed clustered in the middle of the island. The amount of water demand in 2013 amounted to 46381,947 m3 / year with a proportion of 16 % water. Increased water demand in 2018 became 54443,953 m3 / year with a proportion of 19 % water. Projected water demand in 2023 increased to 63548,472 m3 / year with the water balance reaches 22 %. Priority water resource management strategy for tourism, namely (a) make a visitor restriction policies for sustainability of water resources of the island and is maintained, (b) formulate policies and make institutional integrated with existing institutions to deal with the management of water resources in Pari Island, (c) developing ecotourism-based tour packages involving elements of the population, institutions, universities, and NGOs.
Kata Kunci : Pengelolaan, Sumberdaya Air, Pariwisata, Pulau Pari, Analisis SWOT