MANAJEMEN INFORMASI BANK INDONESIA: IMPLEMENTASI DAN PERKEMBANGAN MANAJEMEN INFORMASI PADA BADAN PUBLIK
ANNISA FAJRIYAH, Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MURP., Ph.D.
2015 | Tesis | S2 Kajian Budaya dan MediaPengelolaan informasi merupakan suatu hal yang penting bagi sebuah organisasi atau lembaga, khususnya bagi lembaga yang terkait dengan kebutuhan informasi publik. Adanya regulasi mengenai Keterbukaan Informasi Publik telah mendorong badan publik di Indonesia untuk mulai memberi perhatian terhadap pengelolaan informasi, meskipun pada kenyataannya proses manajemen informasi masih dijalankan secara parsial sebab regulasi yang ada tidak mengatur kerangka pengelolaan informasi. Sebagai salah satu badan publik yang ada di Indonesia, Bank Indonesia ternyata telah memiliki kerangka manajemen informasinya sendiri dengan pengolahan data yang telah terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen informasi yang diimplementasikan di Bank Indonesia, bagaimana perkembangannya, serta faktor apa saja yang mempengaruhi penerapannya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode studi kasus, dimana objek yang diteliti dipertahankan keutuhannya dengan tidak membuat perbandingan dan generalisasi terhadap proposisi yang ada. Perolehan data dalam penelitian ini dilakukan melalui studi pustaka, observasi langsung, dan dengan wawancara mendalam terhadap pihak-pihak terkait manajemen informasi di Bank Indonesia, yaitu Departemen Pengelolaan Sistem Informasi (DPSI) dan Departemen Komunikasi (DKom). Hasil penelitian mendeskripsikan kerangka manajemen informasi yang dimiliki Bank Indonesia dengan 3 (tiga) pilar utamanya yaitu, Arsitektur Informasi, Information Governance, dan Kerangka Operasional Manajemen Informasi. Sejak awal penyusunannya hingga saat ini, manajemen informasi di Bank Indonesia mengalami beberapa proses perubahan, terutama bagi unit khusus yang membentuknya. Kondisi eksternal juga turut mempengaruhi implementasi manajemen informasi ini, diantaranya adalah restrukturisasi menjelang penyerahan fungsi pengawasan bank pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lahirnya UU KIP, hingga pada bergabungnya Unit Khusus Manajemen Informasi (UKMI) dengan Departemen Teknologi Informasi (DTI). Beberapa faktor yang mempengaruhi implementasi manajemen informasi ini diantaranya adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, peran kepemimpinan, serta adanya penetapan regulasi terkait manajemen informasi.
Information management an important thing for an organization or institution, particularly for institutions which related to public information needs. Existence of Regulation of the Open Public Information had encouraged public agencies in Indonesia to started pay attention to the management of information, despite the fact that the Mangement information process was implemented partially because the existing regulations do not set the information management framework. As one of the public agencies in Indonesia, Bank Indonesia has already have its own information management framework with integrated data processing. This study aims to examine how manegement information was implemented at Bank Indonesia, how it goes, and what factors that affect its application. The method of this research is case study, where the observed object retained its integrity by not making a comparison and generalization of the existing proposition. Acquisition of data in this study through literature study, direct observation, and also depth interviews with relevant parties in the Information Management of Bank Indonesia, which is called Departemen Pengelolaan Sistem Informasi (DPSI) and Departemen Komunikasi (DKom). The results of the study describes information management framework of Bank Indonesia consist of the three main pillars, Information Architecture, Information Governance, and Operations Framework for Management Information. Since the beginning of the preparation to date, management information in Bank Indonesia has several process changes, especially for special units that make it up. External conditions also affect the implementation of theinformation management, including the submission of a restructuring ahead of bank supervision function on the Indonesia Financial Service Authority (FSA), the birth of regulation of KIP, until the merger of the Special Unit for Mangement Information with the Department of Information Technology (DTI). Several factors that affect the implementation of manegement information are competent human resources,role of leadership, as well as the establishment of regulations which related to information management.
Kata Kunci : manajemen informasi, badan publik, Unit Khusus Manajemen Informasi (UKMI), Bank Indonesia