EFFECT OF ETHER EXTRACT FROM GUAVA (Psidium guajava L.) LEAVES AS LARVICIDAL ON Aedes aegypti LARVAE
INTAN AISHA HUMAIRAH RIZQUHA, dr. Tri Baskoro T. S., M.Sc, Ph.D; Prof. Dr. Mae Sri H. W., M.Si, Apt
2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERLatar belakang Dengue adalah virus yang paling cepat disebarkan melalui perantara nyamuk di dunia. Dalam 50 tahun terakhir, insidensinya telah meningkat 30 kali lipat dengan peningkatan ekspansi geografis ke negara-negara baru dan, dalam dekade ini, dari kota ke pedesaan. Di Indonesia, larva Aedes aegypti dari beberapa daerah mulai menunjukkan resistensi terhadap temephos. Pada dosis temephos dari 0,012mg/l, seperti yang direkomendasikan oleh WHO (WHO, 1992), tingkat kematian berkisar antara 22% sampai 60% di antara strain Surabaya, menunjukkan resistansi terhadap temephos. Dengan demikian, larvasida yang berasal dari produk alami seperti daun jambu biji merah(Psidium guajava L.) dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Objektif: Untuk menentukan apakah ekstrak eter dari daun jambu biji merah (Psidium guajava L.) dapat digunakan sebagai larvasida pada larva Aedes aegypti, untuk menentukan senyawa dengan aktivitas larvasida dalam daun jambu biji merah, untuk mengetahui LC50 and LC90 dari ekstrak daun jambu biji merah, dan untuk menganalisis apakah konsentrasi yang lebih tinggi dari ekstrak eter daun jambu biji merah akan menyebabkan angka kematian yang lebih tinggi dari Ae. aegypti. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental kuasi yang dilakukan dengan memetakan satu set konsentrasi ekstrak eter dari daun jambu biji merah pada instar III-IV dari larva Ae.aegypti dalam kondisi standar. Kromatografi Lapis Tipis dilakukan untuk mendeteksi senyawa terpenoid dari daun jambu biji merah. Hasil: Nilai LC50 and LC90 untuk instar III-IV dari larva Ae. aegypti adalah 5449,77 ppm dan 8949,17 ppm. Kromatografi lapis tipis menunjukkan senyawa terpenoid dalam ekstrak eter dari daun jambu biji merah (Psidium guajava L.) dengan nilai Rf 0,77. Kesimpulan: Ekstrak eter dari daun jambu biji merah (Psidium guajava L.) memiliki efek larvasida pada larva Ae. aegypti pada 5449,77 ppm. Konsentrasi yang lebih tinggi dari ekstrak eter daun jambu biji merah akan menyebabkan angka kematian yang lebih tinggi dari larva Ae. aegypti. Jambu biji merah (Psidium guajava L.) memiliki senyawa terpenoid di dalam daunnya.
Background Dengue is the most rapidly spreading mosquito-borne viral disease in the world. In the last 50 years, incidence has increased 30-fold with increasing geographic expansion to new countries and, in the present decade, from urban to rural settings. In Indonesia, Aedes aegypti larvae from some districts are started to show resistancy to temephos. At a temephos dosage of 0,012 mg/l, as recommended by the WHO (WHO, 1992), the mortality rates ranged from 22% to 60% among Surabaya strains, indicating resistance to temephos. Thus, larvicide which is derived from natural product such as guava (Psidium guajava L.) leaves can be one of the alternatives to overcome the problem. Objective: To determine whether ether extract from guava (Psidium guajava L.) leaves could be used as larvicide on Aedes aegypti larvae, to determine the compound with larvicidal activities inside guava leaves, to find out LC50 and LC90 from guava leaves extract, and to analyze whether higher concentration of ether extract of guava will cause higher mortality rate of Ae. aegypti. Methods: This study is Quasi experimental study that is performed by plotting a set of concentration of ether extract from guava leaves on instar III-IV of Ae.aegypti larvae under standardized conditions. Thin Layer Chromatography is performed to detect the terpenoid compound from guava leaves. Results: LC50 and LC90 value for larvae instar III-IV of Ae. aegypti larvae are 5449,77 ppm and 8949,17 ppm. The thin layer chromatography shows terpenoid compound inside ether extract from guava (Psidium guajava L.) leaves with Rf value 0,77. Conclusion: The ether extract from guava (Psidium guajava L.) leaves have larvicidal effect on Ae. aegypti larvae of 5449,77 ppm. Higher concentration of guava leaves extract would cause higher mortality rate of Ae. aegypti larvae. Guava (Psidium guajava L.) has terpenoid compound inside its leaf.
Kata Kunci : Aedes aegypti larvae, Psidium guajava L. leaves, ether extraction, larvicidal, larva Aedes aegypti, daun Psidium guajava L., ekstraksi eter, larvasida