Laporkan Masalah

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN MODUL ELEKTIF ALERGI FK UGM BERBASIS E-LEARNING (WEBSITE)

PUTRI ISTIQOMAH R H, dr. Sumadiono, Sp. A (K), dr. S. Yudha Patria, Ph.D, Sp. A (K)

2014 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang : Indonesia, sebagai negara kepulauan dan penduduknya tersebar di berbagai pulau mempunyai tantangan tersendiri dalam mengembangkan pendidikan. Maka diperlukan solusi agar dapat memberikan layanan pendidikan untuk mengatasai permasalahan tersebut, yaitu dengan adanya e-learning. Pembelajaran fase akademik di FK UGM selama ini masih dilaksanakan dengan cara tatap muka langsung, belum pernah diadakan sistem pembelajaran e-learning. Dengan melihat maraknya penggunaan e-learning dalam peningkatan kualitas pendidikan dan tingginya ketertarikan mahasiswa terhadap blok elektif alergi serta prevalensi alergi dunia meningkat secara dramatis di negara maju dan berkembang maka dibuatlah suatu rintisan e-learning secara internal di level fakultas. Peran peserta yaitu mahasiswa dalam evaluasi sangat diperlukan sebagai salah satu sumber untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan e-learning. Oleh karena itu, perlu ditelusuri bagaimana persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan e-learning blok elektif alergi di FK UGM. Tujuan : mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran blok elektif alergi berbasis e-learning (website) di Fakultas Kedokteran UGM. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah observasional. Data yang didapatkan adalah data kualitatif. Pengumpulan data dengan melaksanakan wawancara mendalam dengan peserta didik. Data dianalisis dengan teknis analisis deskriptif. Hasil : Subjek sebanyak 9 mahasiswa mengungkapkan hal mengenai persepsi terhadap peranan e-learning dalam proses pembelajaran blok 4.3 modul elektif alergi bahwa e-learning membantu dalam proses pembelajaran. Persepsi mahasiswa mengenai keuntungan dan kemudahan e-learning yaitu dapat mengulang materi kuliah, pemantapan materi kuliah, tambahan informasi, fleksibel waktu dan tempat, kemudahan akses materi, kemudahan interaksi melalui forum diskusi dan hemat biaya. Sedangkan kerugian dan hambatan yang dirasakan saat menggunakan metode pembelajaran e-learning antara lain kesulitan teknis (jaringan internet dan teknologi), membutuhkan keterampilan dan kemampuan khusus, motivasi kurang dan interaksi terbatas. Kesimpulan : Partisipan merasakan kemudahan dengan menggunakan e-learning namun masih belum bisa menerima metode pembelajaran e-learning secara keseluruhan, partisipan lebih memilih jika metode e-learning dikombinasikan dengan metode konvensional.

Background: Indonesia as an archipelago country has population that spread over various islands, it makes Indonesia has a challenge in education development. So, it requires a education services solution to solve these problems, namely by provide e-learning. Learning in Academic phase of Medical Faculty, Universitas Gadjah Mada during this time still carried out by face to face, has never been implemented using e-learning system. By looking at the widespread use of e-learning in improving the quality of education, students have high interest to allergies elective block and dramatically increase in the world allergy prevalence in developed and developing countries, so there was made a pilot project to implement e-learning internally at the faculty. The role students for evaluation is very important as one of the sources, to determine level of the successful implementation of e-learning. Therefore, we need to explore how is students perceptions of e-learning allergies elective block implementation at Faculty of Medicine, Universitas Gadjah Mada. Aim : Understand how is the perception of students in the learning process of Allergies Elective Module based on e-learning (website) at Faculty of Medicine, Universitas Gadjah Mada. Method: The method used is observational. The data obtained is qualitative data. Qualitative data collected by in-depth interviews with learners. Data will be analyzed using descriptive analysis technique. Result: Subject were 9 students express perception of the role of e-learning in Allergies Elective modules, they stated that e-learning helps in the learning process. Student perceptions about the advantages and conveniences of e-learning: students can repeat the course materials, strengthening the lecture materials, giving an additional informations, flexible in time and place, easy in access to the material, ease of interaction through forum discussion and cost-effective. While disadvantages and barriers of e-learning method are technical difficulties (internet network and technology), requires special skill and ability, lack of student's motivation and limited interaction. Conclusion: Students feel the ease when using e-learning, but they still could not accept e-learning method as a whole, participants prefer that e-learning method is combined with conventional method.

Kata Kunci : e-learning, pendidikan kedokteran, persepsi mahasiswa, medical education, perceptions, students


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.