Evaluation of Larvicidal Potential of Chloroform Extract of Guava (Psidium guajava L.) Leaves Against Aedes aegypti Larvae
ANGGITA NUR WIDYA FEBRIANA, dr. Tri Baskoro Tunggul Satoto, M.Sc, Ph.D; Prof. Dr. Mae Sri Hartati W., M.Si, Apt.
2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERLatar Belakang : Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh nyamuk dengan Aedes aegypti sebagai vektor utama. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan yang belum terpecahkan di Indonesia. Jambu biji (Psidium guajava L.) mengandung flavonoid, alkaloid, dan terpenoid yang memiliki efek larvisida untuk mengeradikasi nyamuk Aedes aegypti. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui apakah ekstrak kloroform daun jambu biji memiliki efek larvisida terhadap larva nyamuk Aedes aegypti, menemukan dosis efektif untuk membunuh 50% dan 90% larva, mengetahui apakah penambahan konsentrasi dosis dari ekstrak akan menambah mortalitas larva, dan mengetahui kandungan ekstrak kloroform daun jambu biji menggunakan Thin-Layer Chromatography. Cara Penelitian : Berbagai konsentrasi ekstrak kloroform daun jambu biji diujikan kepada larva Aedes aegypti instar III dan IV. Thin-Layer Chromatography kemudian dilakukan untuk mengetahui kandungan flavonoid, alkaloid, dan terpenoid dalam daun jambu biji. Hasil : Nilai LC50 dan LC90 pada uji efektivitas larvisida menggunakan ekstrak koroform daun jambu biji setelah 24 jam pemaparan adalah 3409.995 ppm dan 9691.346. Thin-Layer Chromatography menunjukkan adanya kandungan terpenoid dalam ekstrak kloroform daun jambu biji yang dibuktikan dengan munculnya warna ungu setelah diberi Cerium Sulfate. Kesimpulan : Ekstrak kloroform daun jambu biji (Psidium guajava L.) bukan merupakan larvisida yang efektif.
Background : Dengue is a mosquito-borne disease with Aedes aegypti as the main vector. It still become an unresolved health problem in Indonesia. Guava (Psidium guajava L.) contains flavonoid, alkaloid, and terpenoid which have larvicidal effect and can be used to eradicate Aedes aegypti. Objectives : The objectives of this research are to determine whether or not chloroform extract of Psidium guajava leaves has larvicidal activity, to determine the LC50 and the LC90 values for chloroform extract of Psidium guajava leaves, to determine whether increasing the concentration of chloroform extract of Psidium guajava leaves results in increasing mortality of Ae. aegypti larvae, to find out the chemical substances in Psidium guajava leaves using Thin-Layer Chromatography. Methods : Varying concentration of chloroform extract of guava (Psidium guajava L.) leaves are exposed to instar III and IV of Aedes aegypti larvae. Thin-Layer Chromatography is then carried out to test the presence of flavonoid, alkaloid, and terpenoid content of chloroform extract of guava (Psidium guajava L.) leaves. Result : The LC50 of chloroform extract of guava (Psidium guajava L.) leaves is 3409.995 while the LC90 is 9691.346. Thin-Layer Chromatography only showed the presence of terpenoid which is shown by purplish-brown color after sprayed with Cerium Sulfate. Conclusion : Chloroform extract of guava (Psidium guajava L.) leaves is not an effective larvicide.
Kata Kunci : Aedes aegypti larvae, guava (Psidium guajava L.) leaves, chloroform extract, larvicidal potential, LC50 and LC90.