Laporkan Masalah

Kehamilan dengan Risiko Perdarahan Pascasalin dan Faktor Demografis yang Terkait: Studi Epidemiologi di Kota Ternate

G M ARY HARTHANA, dr. Edi Patmini Setya Siswanti, SP.OG; Drs. Abdul Wahab, MPH

2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

INTISARI Latar Belakang: Perdarahan pascasalin merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas pada ibu dan bayi yang paling tinggi. Hal tersebut dapat dicegah dengan melakukan deteksi dini) pada ibu hamil yang memiliki risiko terhadap terjadinya perdarahan pascasalin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan proporsi ibu hamil dengan risiko perdarahan pascasalin di Kota Ternate dan faktor-faktor demografis yang terkait. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan desain studi potong lintang. Variabel bebas adalah tingkat pendidikan, pekerjaan, dan riwayat merokok pada ibu. Variabel terikat adalah peningkatan risiko terjadinya perdarahan pascasalin selama kehamilan. Data dikumpulkan selanjutnya analisis deskriptif pada data penelitian dilakukan dengan menggunakan program SPSS. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan bermakna antara kelompok berpendidikan tinggi dan kelompok berpendidikan rendah terhadap risiko terjadinya perdarahan pascasalin (p= 0,1), tidak ada perbedaan yang bermakna antara kelompok bekerja dan tidak bekerja terhadap risiko terjadinya perdarahan pascasalin (p= 0,45), dan tidak ada perbedaan yang bermakna antara kelompok merokok dan tidak merokok terhadap risiko terjadinya perdarahan pascasalin (p= 1,00). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pendidikan, pekerjaan dan kebiasaan merokok pada maternal tidak memiliki pengaruh yang bermakna terhadap risiko terjadinya perdarahan pascasalin (p> 0,05). Kata kunci: Pekerjaan ibu, pendidikan ibu, riwayat merokok, risiko perdarahan pascasalin

ABSTRACT Background: Postpartum hemorrhage is a leading cause of maternals and infants morbidity and mortality. Postpartum hemorrhage can be prevent by early detection in pregnant woman who have risk factor to postpartum hemorrhage. Objectives: To examine the proportion of pregnancy with risk to postpartum hemorrhage and related demographic factor. Method: This research is an observational research with cross sectional design. The independent variables are level of maternal age, maternal education, maternal job, and maternal smoking. The dependent variable is increasing risk of postpartum hemorrhage during pregnancy. Data analysis will be done with SPSS programme. Results: Result show that there is no significant difference between maternal with higher level education and maternal with lower education level to the risk of postpartum haemorrhage (p= 0.1), there is no significant difference between maternal who works and who does not work to the risk of postpartum haemorrhage (p= 0.45), and there is no significant difference between smoking and not smoking group to the risk of postpartum haemorrhage (p= 1.00). Conclusions: This research show that level of education, job, and smoking do not have significant influence to the risk of postpartum haemorrhage (p> 0.05). Key word: Maternal job, level of maternal education, smoking, risk of postpartum hemorrhage

Kata Kunci : Pekerjaan ibu, pendidikan ibu, riwayat merokok, risiko perdarahan pascasalin

  1. S1-2015-317399-abstract.pdf  
  2. S1-2015-317399-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-317399-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-317399-title.pdf