Laporkan Masalah

PROFIL PASIEN DENGAN KOLONISASI Staphylococcus aureus dan METHICILLIN-RESISTANT Staphylococcus aureus (MRSA) DI INSTALASI RAWAT INTENSIF ANAK (IRIA) RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA

RIZZA DEVI AMALIA, dr. Andaru Dahesihdewi, M.Kes., Sp.PK(K); dr. Nurnaningsih, Sp.A(K)

2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Staphylococcus aureus merupakan patogen utama yang berhubungan dengan infeksi kulit dan jaringan lunak. Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) merupakan strain yang resisten terhadap golongan beta laktam. S. aureus dan MRSA adalah patogen nosokomial yang penting dan berhubungan dengan peningkatan morbiditas dan mortalitas pasien. Selain itu, kejadiannya telah meningkat di seluruh dunia, sehingga diperlukan deteksi dini dan penilaian faktor risiko melalui profil pasien. Tujuan: Mengetahui prevalensi dan profil pasien dengan kolonisasi S. aureus dan MRSA. Metode: Desain penelitian ini adalah observasional dengan menggunakan data sekunder berupa rekam medis. Data dikumpulkan dan diolah menggunakan metode deskriptif. Hasil Penelitian: Prevalensi pasien kolonisasi S. aureus dan MRSA di PICU belum diketahui. Di Unit Luka Bakar, prevalensi pasien kolonisasi S. aureus 24% dan MRSA 12%. Kolonisasi terbanyak pada laki-laki. Kolonisasi terbanyak di PICU adalah usia anak periode awal (lebih dari 1-5 tahun), sedangkan di Unit Luka Bakar pada usia dewasa (lebih dari atau sama dengan 46-64 tahun). Luka bakar merupakan diagnosis terbanyak pada seluruh kolonisasi ini. Pasien kolonisasi memiliki dominasi riwayat rawat jalan, riwayat rawat inap, dan pernah mendapat intervensi medis selama 1 tahun terakhir. Riwayat intervensi medis terbanyak pada pasien kolonisasi ini adalah penggunaan iv line dan pemberian antibiotik, serta adanya riwayat mendapat lebih dari atau sama dengan 3 jenis tindakan invasif. Kesimpulan: Seluruh kolonisasi MRSA dalam penelitian ini adalah HA-MRSA. Prevalensi tinggi kolonisasi pada pasien PICU dan Unit Luka Bakar adalah pasien laki-laki, memiliki riwayat rawat jalan, rawat inap, dan pernah mendapat intervensi medis selama 1 tahun terakhir.

Background: Staphylococcus aureus is a major pathogen associated with skin and soft tissue infections. Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) is a strain that is resistant to beta-lactam group. S. aureus and MRSA is an important nosocomial pathogen and associated with increased morbidity and mortality. In addition, the incidence has been increasing worldwide, so it is necessary for early detection and assessment of risk factors through the patient's profile. Objective: To know the prevalence and profile of patients with S. aureus and MRSA colonization. Methods: This was an observational study using secondary data from medical records. Data were collected and processed using descriptive methods. Results: The prevalence colonization of S. aureus and MRSA in PICU is unknown. In the Burn Unit, the prevalence colonization of S. aureus 24% and MRSA 12%. Colonization most in men. The largest colonization in PICU is early childhood's age (more than 1-5 years), whereas in the Burn Unit at adult's age (more than or equal 46-64 years). Most burns are the diagnosis in all cases of this colonization. Colonized patients have a history of outpatient, inpatient, and received medical intervention during the last 1 year. History of medical intervention in most patients colonized is the use of iv line and antibiotics, as well as a history of received more than 3 types of invasive procedure. Conclusion: All MRSA colonization in this study were HA-MRSA. High prevalence of colonization in patients PICU and Burn Unit is a man, with a history of outpatient, inpatient, and received medical intervention during the last 1 year. Keywords: S. aureus, Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) colonization, patient profiles, PICU, Burn Unit.

Kata Kunci : S. aureus, Methicillin-resistant Staphyloccus aureus (MRSA), kolonisasi, profil pasien, PICU, Unit Luka Bakar

  1. S1-2015-311984-abstract.pdf  
  2. S1-2015-311984-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-311984-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-311984-title.pdf