Laporkan Masalah

INCIDENCE AND TYPES OF ARRHYTHMIA IN ADULT PATIENTS WITH UNCORREECTED ATRIAL SEPTAL DEFECT

MEDISA PRIMASARI, dr. Lucia Krisdinarti, Sp.Pd, Sp.JP (K) ; dr. Dyah Wulan Anggrahini Ph.D

2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang : Angka kejadian aritmia pada pasien dewasa dengan defek septum atrium tinggi. Aritmia, terutama atrial fibrilasi merupakan gejala sisa dari defek septum atrium, atrial fibrilasi dengan morbiditas yang tinggi dan, kadang-kadang, kematian. Sehingga penting untuk mengetahui kejadian dan jenis aritmia pada pasien dengan defek septum atrium, sehingga pencegahan dan pemulihan ke irama sinus dapat dilakukan. Tujuan: Untuk mengetahui kejadian dan jenis aritmia pada pasien dewasa dengan defek septum atrium. Metode: Studi retrospektif deskriptif dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari registri dari pasien dengan defek septum atrium di departemen kardiologi RS Sardjito, Yogyakarta, dari Juli 2012 hingga Desember 2014. Kriteria inklusi semua pasien dewasa (18 - 60 tahun) dengan defek septum atrium yang belum dikoreksi dan memiliki gangguan aritmia. Pasien dengan defek septum atrium yang sudah dikoreksi atau memiliki penyakit jantung bawaan lainnya diekslusi. Hasil: Ostium secundum menyumbang 98% dari jumlah pasien dengan defek septum atrium. Pada pasien dewasa dengan defek septum atrium, kejadian aritmia adalah 14,93%, dan perempuan menderita aritmia lebih sering daripada laki-laki (78,26% vs 21,73%). Jenis aritmia yang paling sering adalah fibrilasi atrium (30,43%), diikuti oleh aritmia sinus (13.04%) dan blok AV (13.04%). Insiden aritmia meningkat dengan usia; <20 tahun (0%), 20 - 40 tahun (5,84%) dan > 40 tahun (9.89%). Kesimpulan: Insiden aritmia pasien dewasa dengan defek septum atrium adalah 14,93%, dan perempuan menderita aritmia lebih sering daripada laki-laki. Dari jumlah pasien dengan aritmia, jenis aritmia yang paling sering adalah fibrilasi atrium, diikuti oleh aritmia sinus dan AV blok. Insiden aritmia meningkat dengan usia.

Background : There are high incidence of arrhythmia among adults patients with atrial septal defect (ASD). Arrhythmia, especially atrial filbrillation are well documented sequelae of ASD, associated with substantial morbidity and, occasionally, death. It is important to know the incidence and arrhythmia types in ASD patients, so that prevention or restoration of sinus rhythm in this defect is therefore desirable. Objective : To know the incidence and arrhythmia types in uncorrected atrial septal defects (ASD) adult patients. Method : A retrospective study was conducted using secondary data derived from registry of atrial septal defects patients at Cardiology Department of Sardjito Hospital, Yogyakarta, from July 2012 to December 2014.The inclusion criteria were all uncorrected ASD adults patients (18 - 60 years old) and having arrhythmia disorders. Patients with corrected ASD or had concomitant congenital heart disease were excluded. Results : Ostium secundum accounts for 98 % of atrial septal defect types. In uncorrected atrial septal defects adult patients, the incidence of arrhythmia was 14.93 %, and female suffered from arrhythmia were more frequent than male (78.26 % vs 21.73 %). The most frequent arrhythmia types were atrial fibrillation (30.43 %), followed by sinus arrhythmia (13.04 %) and AV block (13.04 %). The incidence of arrhythmia increases with age ; < 20 years of age (0 %), 20 - 40 years of age (5.84 %) and > 40 years of age (9.89 %). Conclusions : The incidence of arrhythmia of adult atrial septal defect patients was 14.93 %, and female suffered from arrhythmia were more frequent than male. From the number patients with arrhythmia the most frequent arrhythmia types were atrial fibrillation, followed by sinus arrhythmia and AV block. The incidence of arrhythmia increases with age.

Kata Kunci : Keywords : Uncorrected atrial septal defect, arrhythmia, atrial fibrillation