PENGARUH KEBIJAKAN RUMAH BEBAS ASAP ROKOK TERHADAP PERILAKU MEROKOK WARGA DI DUSUN KEMLOKO, DESA SRIMARTANI, BANTUL, YOGYAKARTA
NISA SALSABILA SHAFA, Rustamaji; Tri Murini
2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERPermasalahan merokok yang dihadapi Indonesia saat ini semakin pelik. Peranan pemerintah belum juga bisa diandalkan dalam menurunkan angka perokok, sehingga muncul inisiatif program pengendalian rokok dari berbagai pihak non-pemerintah. Salah satunya adalah Rumah Bebas Asap Rokok yang dilaksanakan di Dusun Kemloko, Desa Srimartani, Bantul, Yogyakarta. Dusun Kemloko ini terpilih karena memiliki angka perokok yang sangat tinggi yaitu sebanyak 83%. Kebijakan ini sudah berjalan selama 2 tahun, namun belum ada penelitian yang dapat membuktikan pengaruh dari Rumah Bebas Asap Rokok ini kepada perilaku merokok masyarakat. Padahal, dengan mengetahui pengaruh dari kebijakan ini, dapat menjadi masukan bagi pemerintah untuk program pengendalian rokok di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebijakan RBAR di Dusun Kemloko, Desa Srimartani, terhadap perilaku merokok warga. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental, dengan rancangan studi cross sectional. Data primer diambil dari 50 sampel dengan instrumen kuesioner yang telah terstandarisasi oleh lembaga Quit Tobacco Internasional. Setelah itu data dianalisa menggunakan uji marginal homogeinity. Hasil menunjukkan perubahan yang signifikan secara statistik (p=0,001) dari perilaku merokok warga yang dilihat dari jumlah rokok yang dihisap perhari, lokasi merokok di dalam rumah, dan berhenti merokok.
Smoking problems facing Indonesia today's increasingly complicated. The role of government is not too reliable in reducing the number of smokers, so it appears smoking control program initiatives of various non-government parties. One of them is a Smoke Free House implemented in Dusun Kemloko, Srimartani Village, Bantul, Yogyakarta. This Kemloko Hamlet chosen because it has a very high smoking rates are as much as 83%. This policy has been running for 2 years, but still no studies can prove the influence of Smoke Free House to the public smoking behavior. In fact, knowing the effect of these policies, can be input for the government to smoking control programs in Indonesia. This study aimed to determine the effect on Dusun Kemloko Smoke Free House policy, on the smoking behavior of citizens. This study used a quasi-experimental design, with a cross-sectional study design. The primary data were taken from 50 samples with a standardized questionnaire by the International Tobacco Quit institutions. After that, the data is analyzed using marginal homogeneity test. The results showed a statistically significant change (p = 0.001) than that seen people smoking behavior of number of cigarettes smoked per day, the location of smoke in the house, and smoking cessation.
Kata Kunci : Rokok, Rumah Bebas Asap Rokok, Perilaku merokok, Program pengendalian rokok Cigarette, smoke free house, smoking behavior, smoking control program