HUBUNGAN EDEMA SEREBRI DENGAN PENURUNAN KESADARAN PADA PASIEN STROKE PERDARAHAN DI UNIT STROKE RSUP DR. SARDJITO TAHUN 2013
DIAJENG GAYATRI K, dr. Abdul Ghofir, Sp.S (K) ; dr. Kusumo Dananjoyo, Msc., Sp.S
2014 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERDiajeng Gayatri Kusumaningtyas1 Abdul Ghofir2, Kusumo Dananjoyo2, Latar Belakang: Stroke adalah gangguan fungsional otak fokal maupun global akut, lebih dari 24 jam, berasal dari gangguan aliran darah otak dan bukan disebabkan oleh gangguan peredaran darah otak. Prevalensi stroke di Indonesia adalah 0,8%, dimana terdapat 11 provinsi yang memiliki prevalensi stroke diatas prevalensi nasional. Menurut data nasional di Indonesia, stroke merupakan penyebab kematian tertinggi (15,4%) pada semua usia. Stroke secara garis besarnya diklasifikasikan menjadi dua, yaitu stroke iskemik dan stroke Perdarahan. Proporsi kejadian stroke iskemik sebesar 80-85% dan sisanya stroke perdarahan 15-20%. Stroke perdarahan adalah stroke yang terjadi akibat pecahnya suatu mikro aneurisme yang berasal dari etat crible di otak. Stroke perdarahan ini dapat menyebabkan terjadinya edema serebri, khususnya edema vasogenik. Edema serebri merupakan faktor untuk menentukan prognostik atau kesadaran pasien yang dapat diukur menggunakan Glasgow Coma Scale (GCS) pada pasien stroke. Pada beberapa penelitian lain, diketahui bahwa 64,3% stroke perdarahan mengalami edema serebri dan akhirnya terjadi penurunan kesadaran. Maka adanya edema serebri pada stroke perdarahan berhubungan dengan penurunan kesadaran pasien. Tujuan: Mengetahui hubungan antara edema serebri dengan penurunan kesadaran pada pasien stroke perdarahan. Metode: Peneliti menggunakan studi potong lintang dengan pasien stroke di RSUP Dr. Sardjito selama kurun waktu Agustus sampai Desember 2014 sebagai sampelnya. Dilakukan pengambilan data dari rekam medis Unit Stroke RSUP Dr. Sardjito Dengan jumlah sampel 60 pasien. Diambil data GCS pada stroke perdarahan yang masuk di rawat inap RSUP Dr Sardjito tahun 2013 , kemudian dilihat ada tidaknya edema serebri dari hasil CT Scan. Analisis dilakukan dengan menguji hubungan adanya penurunan kesadaran pada pasien stroke perdarahan yang mengalami edema serebri dengan rentang kepercayaan 95% dan nilai kemaknaan (p) sebesar 0,05. Hasil: Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik pada pasien stroke dengan edema serebri dan kejadian penurunan kesadaran Kata Kunci: Stroke, Stroke perdarahan, Edema serebri, Penurunan kesadaran 1 Mahasiswa S1 Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran UGM 2 Bagian Saraf, Fakultas Kedokteran UGM / RSUP Dr. Sardjito
Diajeng Gayatri Kusumaningtyas1 Abdul Ghofir2, Kusumo Dananjoyo2, Background: Stroke is focal and global brain disfunction, more than 24 hours, that came from desruption of brain blood flow. The prevalence of stroke in Indonesia is 0,8% and there is 11 provence which have prevalence of stroke above national prevalence. Based on Indonesia national data, stroke have the biggest (15,4%) risk for mortallity for all age. Stroke is classified into haemorrhagic stroke and ischemic stroke. The proportion of ischemic stroke is 80-85% and 15-20% for hemorrhagic stroke. Hemorrhagic stroke is caused by microaneurism burst that came from etat crible in the brain. Brain edema is caused by stroke hemorrhagic, especially vasogenic edema. Brain edema is a prognostic factor or unconsciousness status that will be measured by Glasgow Coma Scale (GCS). Based on the other experiment, there are 64,3% brain edema at hemorrhagic stroke that became unconscious. So, there are relation between edema serebri and decrease level of unconciousness on hemorrhagic stroke. Objective: To know the relation between brain edema and decrease level of unconciousness on hemorrhagic stroke. Method: We use cross-sectional study with stroke patient in Unit Neurological wards between August until December 2014 as the samples. The data were gathered from medical record of stroke unit neurological wards of Dr. Sardjito hospital with number of sample (n) as 60 patients. Data of Glasgow Coma scale gathered from the patient of hemorrhagic stroke in RSUP Dr Sardjito and than check the brain edema status from CT Scan. The analysis was done by testing the association between variable groups with confidence interval (CI) of 95% and significance value (p) of 0,05. Result: Chi-Square test showed that there is a significance statistic relation between patients with brain edema and decrease of unconsciousness level. Conclusion: There is a relation between patients with brain edema and decrease of unconsciousness level in RSUP Dr. Sardjito. Keywords: Stroke, Hemorrhagic stroke, Brain edema, Unconsciousness 1 Undergraduate Student, Faculty of Medicine, Gadjah Mada University 2 Neurology Departement, Faculty of Medicine, Gadjah Mada University / Dr. Sardjito General Hospital
Kata Kunci : Stroke, Hemorrhagic stroke, Brain edema, Unconsciousness