ELIT AGAMA ISLAM DAN PENGELOLAAN ZAKAT DI KABUPATEN BIMA NTB DALAM PERSPEKTIF SEJARAH
DAMHUJI, Dr. Mutiah Amini, M.Hum.
2015 | Tesis | S2 Ilmu SejarahStudi ini membahas tentang elit agama Islam dan pengelolaan zakat di Bima dalam perspektif sejarah. Pertanyaan pokok yang ingin dijawab adalah: Bagaimana peran elit agama Islam dan sistem pengelolaan zakat pada masa kolonial Belanda dan Jepang?; Bagaimana pola pengelolaan zakat yang dilakukan oleh elit agama Islam pada masa kesultanan Muhammad Salahuddin pada tahun 1945-1951 dan pengelolaan zakat yang dilakukan oleh yayasan Islam dan departemen agama pada tahun 1952-1968? Bagaimana pola pengelolaan zakat yang dilakukan oleh elit agama Islam di Bima pada tahun 1968-2005?. Penelitian ini merupakan kajian sejarah sosial yang menekankan pada pengalaman elit agama Islam dan organisasi pengelola zakat di Bima dalam perspektif sejarah. Metode penelitian menggunakan studi literatur (berupa arsip, buku dan artikel) dan penelitian lisan berupa wawancara langsung kepada informan kunci seperti mantan ketua dan pengurus Badan Amil Zakat, tokoh masyarakat, muzakki, dan mustahiq yang bermukim di Bima. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan zakat di Bima telah melewati sejarah yang panjang sejak zaman kesultanan yang dikelola oleh mahkamah syar’iyah; zaman kolonial Belanda dan Jepang dihapus yang mengakibatkan lahirnya tradisi pembayaran zakat secara personal di Bima. Pada tahun 1968 lahir Basiz yang diprakarsai oleh elit agama Islam untuk mengelola zakat yang sesuai dengan Al Qur’an. Pengelolaan zakat selama 1968-2005 dapat digambarkan: periode 1968-1979 sebagai periode sukses; periode 1980-1999 sebagai periode yang kelam; dan periode 2000-2005 sebagai periode kebangkitan kembali.
This study was aimed at revealing the elite of the Islamic religion and management of zakat in Bima in the historical perspective. The main question in this study are: How is the role of Islamic religious elite and zakat management system in Bima on the Dutch and Japanese colonial period?; How does the pattern of zakat management conducted by the Islamic elite religion during sultan Muhammad Salahuddin period in 1945-1951 and zakat management conducted by the foundation of Islam and the religion department in 1952-1968?; and How does the pattern of zakat management carried out by the Islamic religion elite in Bima in 1968-2005?. The research is social history’s study with uses literature study and oral history. The sources of study literature like arsip, book, and articles. The oral history like direct interview with some key informans and general informan. This study concluded that the management of zakat in Bima has passed a long history since the period of the empire run by court Syar'iyah; Dutch and Japanese colonial era resulted the personal tradition of zakat payments in Bima. In 1968 established Basiz that initiated by Islamic religious elite to manage the zakat in accordance with the Qur'an. The condition of zakat management on 1968-2005 can be explained on three period: the succes period (1968-1979), the statis or degradation period (1980-1999), and the redeveloping period (2000-2005).
Kata Kunci : Elit Agama Islam, Pengelolaan Zakat, dan Masyarakat Bima