The Correlation between Medical Drugs Treatment and Surgical Treatment on Hemorrhagic Stroke And How It Influence the Length of Hospital Stay
JOEFFERY AK SYLVESTER SABANG, Dr. Abdul Ghofir, Sp.S(K)
2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERLatar Belakang: Stroke atau infark serebral atau kadang-kadang dikenal sebagai kecelakaan serebrovaskular (CVA) adalah suatu kondisi atau penyakit yang disebabkan oleh gangguan pasokan darah ke otak yang menyebabkan komplikasi seperti kelumpuhan (jika pasokan darah ke korteks motorik atau setiap bagian dari otak yang bertanggung jawab atas gerakan). Studi ini akan fokus pada jenis intervensi pada pasien stroke perdarahan yang akan fokus pada obat-obatan medis seperti antiplatelet, antihipertensi, steroid untuk hemodilusi yang ditargetkan untuk menyembuhkan gejala seperti elevasi tekanan intrakranial dan perawatan bedah terutama ditujukan untuk menghilangkan sebanyak mungkin gumpalan darah tanpa mengorbankan struktur otak dan bagaimana hal itu akan mempengaruhi lamanya tinggal di rumah sakit di rumah Sakit Sardjito. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui durasi panjang admisi di rumah sakit setelah mendapatkan dua jenis intervensi untuk stroke perdarahan. Metode: Berdasarkan catatan medis, total 54 pasien stroke yang telah didiagnosa sebagai stroke perdarahan dan dirawat di RSUP Sardjito. Mereka kemudian akan diklasifikasi dengan menggunakan jenis intervensi pengobatan dan membandingkannya, setelah itu untuk memeriksa apakah bagaimana mempengaruhi panjang tinggal di rumah sakit. Hasilnya: Data tersebut kemudian dianalisis berdasarkan jenis variabel independen intervensi yang dikategorikan sebagai obat atau operasi dengan panjang tinggal di rumah sakit sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara jenis intervensi dan rumah sakit lama tinggal sebagai p-value lebih dari 0,05. Kesimpulan: Kita dapat menyimpulkan bahwa ada pengurangan tertentu panjang rumah sakit tinggal ketika pasien diberikan intervensi obat saja. Tapi luas studi memerlukan sampel penelitian yang lebih banyak untuk membuktikan ini. Keyword: Stroke hemoragik, intervensi bedah, intervensi obat, lama tinggal di rumah sakit, Satuan Stroke RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta
Background: Stroke or cerebral infarction or sometimes known as cerebrovascular accident (CVA) is a condition or disease that causes by the interruption of the supply of blood to brain (cerebrum) which causes complications such as paralysis (if the blood supply to motor cortex or any part of cerebrum which in charge of movement). This Study will focus on the types of intervention on haemorrhagic stroke patient which will focus on medical drugs such as antiplatelet, antihypertensive, steroid for hemodilution which targeted to cure symptomatic such as ICP elevation and surgical treatment mainly aimed for removing as much as possible blood clot without compromising brain structures and how it will affect on the length of hospital stay in Sardjito Hospital (Stroke Unit). Aim: The aim of this research is to know the duration of hospital length of stay after getting two different treatment or intervention for haemorrhagic stroke. Method: Based on medical records, a total of 100 stroke patients who have been diagnosed as haemorrhagic stroke and treated in RSUP Sardjito. They will then assessed using what kind of treatment intervention and compare it, after that to check whether how it influence the length of hospital stay. Result: The data is then analysed based on the independent variables type of interventions which categorized as drugs or surgery with the length of hospital stay as the dependent variable. The results showed there is no significant relationship between type of intervention and hospital length of stay as the p-value is more than 0.05. Conclusion: We can conclude that there is certain reduction of hospital length of stay when the patients are given drugs only. But an extensive of study which need more study samples are needed for proving this.
Kata Kunci : Haemorrhagic stroke, surgery intervention, drugs intervention, length of hospital stay, Unit Stroke RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta