Persepsi pegawai tentang penerapan sistem informasi manajemen kepegawaian dalam proses pengembangan karier :: Pada Sekretariat Daerah Propinsi Sumatera Selatan
BURKIAN, Dr. Djamaluddin ANcok
2002 | Tesis | Magister Administrasi PublikPelaksanaan otonomi daerah dewasa ini telah berpengaruh terhadap berbagai aspek bagi penyelenggaraan pemerintah di daerah, baik kewenangan, kelembagaan, keuangan, maupun penanganan kepegawaian. Bahkan implikasi lahirnya PP Nomor 7 Tahun 2000, yang mengharuskan Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan menerima pengintegrasian 2.259 lebih PNS Pusat, menjadi semakin kompleksitasnya penanganan proses administrasi pengembangan karier, baik proses kenaikan pangkat maupun proses promosi dalam jabatan. Dalam kondisi yang demikian, diperlukan suatu sistem yang terpadu, dan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) berbasis komputer merupakan alternatif sistem yang dianggap mampu dalam menangani hal tersebut. Untuk mengetahui kebemarannya adalah dengan menganalisis persepsi pegawai tentang diterapkannya SIMPEG sebelum dan setelah berbasis komputer. Adapun hasil analisis t test kelancaran proses administrasi kenaikan pangkat, menunjukkan setelah penerapan sistem informasi manajemen kepegawaian berbasis komputer, nilai t hitung > t tabel (12,244 > 1,984), dengan peningkatan angka rata-rata 0,8550, dan basil analisis t test selektivitas administrasi dalam promosi jabatan, nilai t hitung > t tabel yaitu : (14,100 > 1,984,) dengan peningkatan angka rata-rata 0,7917. Dari angka-angka statistika ini, dan berdasarkan pemyataan beberapa informan dapat disimpulkan, bahwa meskipun Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan menerima pengintegrasian PNS Pusat yang cukup besar, pada dasarnya setelah penerapan SIMPEG berbasis komputer proses kenaikan pangkat dan proses dalam promosi jabatan cukup lancar dan menjadi lebih balk. Demikian juga hasil pendeskripsian jawaban responden maupun pernyataan informan, bahwa SIMPEG Propinsi Sumatera Selatan pada kategori baik, bahkan terbaik diluar Pulau Jawa. Namun demikian, untuk meningkatkan proses administrasi pengembangan karier pegawai Sekretariat Daerah Propinsi Sumatera Selatan, tesis ini menawarkan beberapa saran : (1) karena ada ketidakseimbangan antara forsi dengan formasi yang tersedia, maka setiap kali melakukan pengusulan kenaikan pangkat, khusunya promosi dalam jabatan hendalcnya didasari kriteria yang jelas, adanya standar kompetensi jabatan, adanya kualifikasi kesesuaian tingkat dan latar belakang pendidikan dengan formasi jabatan. (2). Sekretariat Daerah Propinsi Sumatera Selatan perlu membuat standar perputaran (rolling) jabatan. (3) untuk meningkatkan eksistensi SIMPEG, perlu- peningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga operasional, dengan memprioritaskan pemberian pendidikan teknis dan kesempatan tugas belajar pada perguruan tinggi, dan menambah jumlah tenaga operasional dengan memperhatikan kualifikasi tingkat dan latar belakang pendidikan sesuai kebutuhan, (4) perlu dibangunnya SIMPEG secara on-line dalam wilayah Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan.
Implementation of local autonomy has influence on variety of local administration aspects, especially employee aspect treatment. Even implication of rising Government Regulation No 7/2000, that require the government of South Sumatera Province receive integration of more than 2,259 central civil servant, make more complex treatment of carrier developing process, either rank advancement or promotion and computer base employee management information system (SIMPEG) is an alternative system that is able to handle the issue. To know the fact, it is analyzing employee perception on implementation of employee management information system before and after computer-based. The result of t test on smoothness of rank advancement administration process indicate that after implementation of computer based SIMPEG, t count score> t table score (12.244 >1.984), with average rising of 0.8550 and the result of t test analysis on administration selectiveness on position promotion indicate that t count>t table score (14.100>1.984), with average rising of 0.7917. From the statistical numbers, and based on statement of some informant, it can be conclude that although the Government of South Sumatera Province received integration of many central civil servant, the implementation of computer bases SIMPEG on rank advancement and promotion process is enough smooth and better. Beside that, the SIMPEG of South Sumatera Province is categorized as good, even the best outside Java. However, to improve administration process of carrier advancement in Local Secretary of South Sumatera Province, this theses offer some suggest: (1) because there is imbalance between available portion and formation, so every times doing ran advancement proposal, especially position promotion, it necessary to bases on clear criteria, post competency standard, a match between post and educational background. (2) It needs a post rolling. (3) To increase SIMPEG existence, it needs quality and quantity improvement of operational staff, by prioritizing technical education and opportunity for study task in college, and adding amount of operational staff with considering qualification of educational level and background. (4) It needs development of on-line SIMPEG in South Sumatera Province.
Kata Kunci : Aparatur Pemerintah Daerah, Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian