Laporkan Masalah

EKSPRESI PROTEIN SURVIVIN PADA BERBAGAI STADIUM KLINIS KARSINOMA SEL SKUAMOSA LARING Dan Hubungannya Dengan Berbagai Faktor klinikopatologis Di RSUP dr. Sardjito Jogjakarta

LISA NOVIANTI, dr. Agus Surono,Ph.D.,MSc.,Sp.THT-KL; dr.Ahmad Ghozali, Sp.PA.(K)

2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Karsinoma sel skuamosa laring (KSSL) merupakan keganasan dengan insidensi terbesar kedua dari semua keganasan kepala dan leher. Salah satu faktor yang berperan adalah protein yang berpengaruh dalam proses anomali apoptosis dan siklus sel. Survivin memegang peran penting terhadap kejadian dan progresivitas keganasan dengan cara menghambat apoptosis sehingga meningkatkan survival dan proliferasi sel-sel mutant. Tujuan: Penelitian ini mengkaji hubungan antara presentase ekspresi survivin pada jaringan tumor KSSL dengan stadium klinisnya dan berbagai faktor klinikopatologis. Metode: Penelitian ini menggunakan 29 sampel yang diambil dari hasil biopsi pasien karsinoma sel skuamosa laring yang datang ke RSUP dr. Sardjito dari tahun 2012-2013. Desain penelitian yang digunakan adalah desain potong lintang di Bagian Ilmu Kesehatan THT-KL, Bagian Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran UGM, dan Bagian Patologi Anatomi RSUP Dr. Sardjito. Sampel dicat dengan metode immunohistokimia menggunakan antibodi monoklonal anti survivin. Ekspresi survivin positif tampak berwarna coklta pada membran nukleus atau sitoplasma sel tumor. Hubungan ekspresi protein survivin dengan stadium klinis dan berbagai faktor klinikopatologis dianalisis secara statistik dengan menggunakan chi square. Hasil: Ekspresi survivin positif pada 12 sampel KSSL (41%) dari total 29 total sampel. Ekspresi Survivin menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik dengan derajat diferenesiasi (p<0,5) dengan ekspresi survivin terbanyak pada derajat diferensiasi sedang. Survivin lebih banyak terekspresi pada stadium klinis lanjut (93,1%), namun tidak berhubungan bermakna secara statistik. Kesimpulan: Ekspresi survivin memiliki hubungan yang bermakna dengan semakin buruknya derajat diferensiasi . Ekspresi survivin lebih banyak dijumpai pada KSSL stadium lanjut dibandingkan stadium dini meskipun tidak ada hubungan bermakna secara statistik.

Background: Squamous cell carcinoma of the larynx (SCCLL) is a malignancy of the second frequent incidence of all head and neck cancer. One contributing factor is a protein that plays a role in anomaly of apoptosis and cell cycle. Survivin plays an important role on the incidence and progression of malignancy by inhibiting apoptosis thereby increasing the survival and proliferation of mutant cells. Objective: To examines the relationship between the percentage of survivin expression in tumor tissue SCCL with clinical stage and various clinicopathologic factors. Methods: This study used 29 samples taken from biopsies of laryngeal squamous cell carcinoma patients who came to the dr. Sardjito from year 2012-2013. Design of the study was cross-sectional design in THT-KL department, anatomical pathology of medical faculty Gadjah Mada University, and anatomical pathology of dr. Sardjito Hospital sampel were stained by immunohistochemistry methods using a monoclonal antibody anti-survivin. Expression of survivin positive looks brown on the cytoplasm or nucleic membrane tumor cells. Statistical analysis using chi-square to compare categorical data. Results: Survivin expression was positive in 12 samples SCCL (41%) of the 29 total samples. Survivin expression showed a statistically significant correlation with the degree differentiation (p <0.5), with highest survivin expression in moderate differentiation. The expression of Survivin is the most common in late clinical stage (93.1%), but no statistically significant relationship. Conclusion: The expression of survivin has a significant relationship with worsening degrees of differentiation. Expression of survivin more often found in late stage SCCL than early stage.

Kata Kunci : Karsinoma sel skuamosa laring, survivin, stadium klinis, Klinikopatologis

  1. S1-2015-323853-abstract.pdf  
  2. S1-2015-323853-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-323853-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-323853-title.pdf