Laporkan Masalah

Perlindungan Hak Buruh Migran Musiman Dalam Persiapan Olimpiade Musim Dingin 2014 di Sochi

ANDYKA AHMAD KASYIDI LATIEF, Prof. Dr. Agustinus Supriyanto S.H., M.Si.

2015 | Skripsi | S1 ILMU HUKUM

Olimpiade Musim Dingin dipertandingkan untuk mengakomodasi olahraga yang hanya ada pada musim dingin dan merupakan bagian dari Olimpiade, pesta olahraga terbesar yang dipertandingkan setiap 4 tahun. Negara Federasi Rusia terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin ke-22 dan menjadikan kota Sochi, sebuah kota dengan kontur pegunungan menjadi tempat penyelenggaraan pesta olahraga terakbar ini. Dalam persiapan tempat pertandingan di kota Sochi, Rusia memepekerjakan buruh migran asing yang berasal dari Asia Tengah. Waktu yang terbatas mendorong otoritas negara Rusia mendatangkan ribuan buruh migran. Saat pembangunan kota Sochi inilah dilaporkan, buruh migran asing tersebut mengalami perlakuan tidak adil oleh majikannya yang melanggar hak-hak mereka sebagai buruh migran.

Winter Olympic Games held to accommodate sports than only comes in winter and is a part of Olympic Games, biggest sporting championship held every 4 years. Russian Federation won their bid to host the 22nd Winter Olympic Games and make Sochi, a mountainous-contoured city in Russia, to be the venue of the event. To support the preparation, Russian authority hired migrant workers from Central Asia. Limited amount of time has pushed Russia to hire thousands of migrant workers. During this time, many migrant workers in Sochi reported suffered from abuse and unfair treatment by their employees and violate their rights as migrant workers.

Kata Kunci : buruh migran, olimpiade musim dingin, hukum internasional

  1. S1-2015-296730-abstract.pdf  
  2. S1-2015-296730-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-296730-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-296730-title.pdf