Peranan Dinas Perhubungan dan Pariwisata Dalam Usaha Meningkatkan Pendapatan Retribusi Daerah Melalui Pihak Ketiga di Kota Yogyakarta
ADITYA P AKBAR, Anugrah Anditya, S.H.,M.T.
2015 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMPada waktu sektor migas merupakan primadona untuk membiayai pembangunan semua dapat tercover dengan baik, namun sekarang ini hal tersebut sudah tidak dapat diandalkan lagi mengingat biaya pembangunan yang semakin meningkat sedangkan hasil tambang minyak makin menipis. Hal inilah yang menyebabkan Pemerintah senantiasa mencari terobosan baru demi kelangsungan hidup pembangunan bangsa dan negara Indonesia. Pendapatan Asli Daerah merupakan pendapatan daerah yang bersumber dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan Asli Daerah yang sah, yang bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada daerah dalam menggali pendanaan dalam pelaksanaan otonomi daerah sebagai perwujudan asas desentralisasi. Salah satu dinas yang dapat meningkatkan PAD melalui penarikan retribusi adalah Dinas Perhubungan dan Pariwisata. Retribusi walaupun tidak banyak dalam memberikan sumbangan kepada PAD harus tetap dipelihara bahkan bila perlu melakukan kerjasama dengan pihak ketiga. Dari paparan tersebut di atas, penulis tertarik untuk menulis dalam tugas akhir dengan judul: "Peranan Dinas Perhubungan dan Pariwisata Dalam Usaha Meningkatkan Pendapatan Retribusi Daerah Melalui Pihak Ketiga di Kota Yogyakarta". Karena luasnya tugas dan wewenang Dinas Perhubungan dan Pariwisata, maka penulis memfokuskan pada pelaksanaan tugas penggalian Pendapatan Asli Daerah yang berupa retribusi perhubungan dan pariwisata di Kota Yogyakarta. Penulis juga merumuskan dua permasalahan dalam skripsi ini yaitu bagaimanakah peranan Dinas Perhubungan dan Pariwisata dalam usaha meningkatkan pendapatan retribusi daerah melalui pihak ketiga di Kota Yogyakarta? serta hambatan-hambatan apakah yang dihadapi dalam usaha meningkatkan pendapatan retribusi daerah melalui pihak ketiga di Kota Yogyakarta? Didalam penelitian ini tipe penelitian yang dipakai peneliti adalah yuridis normatif dengan spesifikasi diskriptif analisis, sumber data yang dipakai adalah data sekunder yang berisi bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, sedangkan data primer merupakan pendukung. Metode pengumpulan data dengan studi kepustakaan. Data yang sudah terkumpul kemudian dipaparkan secara sistematif dengan terlebih dahulu dianalisis secara kualitatif. Di akhir penulisan penulis simpulkan tugas dinas daerah adalah unsur pelaksana otonomi daerah sesuai bidang tugasnya. Dinas daerah merupakan unsur pelaksana otonomi daerah, dibidang tugasnya dinas daerah dipimpin oleh kepala dinas yang diangkat dan diberhentikan oleh kepala daerah dari pegawai sipil yang memenuhi syarat atas usul sekretaris daerah. Dinas Perhubungan dan Pariwisata Kota Yogyakarta melakukan intensifikasi kewenangannya sebagai upaya menggali potensi daerah yang ada. Ada beberapa usaha yaitu dilakukan oleh Dinas Perhubungan dan Pariwisata dalam usaha meningkatkan PAD melalui sektor retribusi pengelolaan parkir oleh pihak ketiga. Berdasarkan evaluasi, ternyata efektifitas pengelolaan parkir di tepi jalan yang merupakan salah satu PAD yaitu retribusi parkir umum telah dapat meningkatkan PAD. Pengelolaan oleh pihak ketiga hanya terbatas pelaksanaan pemungutan, bahkan dalam tahun 2007 telah memenuhi target. Demi peningkatan yang lebih baik maka penulis menyampaikan beberapa saran antara lain ditingkatkannya penataan secara rapi terhadap tempat-tempat yang akan digunakan sebagai parkir jalan, perlunya perluasan tempat-tempat yang potensial untuk dijadikan lokasi parkir umum, meningkatkan sosialisasi kesadaran pembayaran retribusi parkir serta ditingkatkannya kesadaran masyarakat dalam memelihara tempat sarana pelayanan publik.
In the oil and gas sector is an excellent time to finance the construction of all be covered very well, but now it has not reliable anymore given the increasing development costs while diminishing oil mining. This is why the Government is always looking for a new breakthrough development for the survival of the nation of Indonesia. Regional Income is income derived from the area of local taxes, levies result, result of area properties are separated, and others PAD legitimate income, which aims to provide flexibility to explore the region in funding in the implementation of regional autonomy as the embodiment principle of decentralization. One service that can increase revenue through withdrawal levy is the Department of Transportation and Tourism. Retribution although not much in contributing to the PAD should be maintained even if the need to cooperate with third parties. From the above explanation, the authors are interested in writing the thesis with the title: "The role of the Department of Transportation and Tourism Revenue Increase In Business Local Retribution Through Third Party in the city of Yogyakarta". Because the extent of the duties and authority of the Department of Transportation and Tourism, the authors focus on the implementation of the Regional Income excavation tasks in the form of transportation and tourism levy in the city of Yogyakarta . The author also formulated two problems in this thesis is how the role of the Department of Transportation and Tourism in order to increase income levies through a third party in the city of Yogyakarta? and the obstacles have you encountered in an effort to increase revenue levies through a third party in the city of Yogyakarta? In this study the researchers used the type of research is normative juridical analysis with descriptive specifications, source of data used is secondary data that contains the primary legal materials and secondary legal materials, while the primary data is a supporter. Data were collected by the study of literature. The data has been collected and presented in sistematif by first analyzed qualitatively. At the end of the task of writing the authors conclude the local agencies are implementing elements of the corresponding areas of their local autonomy. Office area is implementing elements of regional autonomy, local field office duties led by department heads are appointed and dismissed by the regional head of the civil servants qualify the proposal of the regional secretary. Department of Transportation and Tourism of Yogyakarta to intensify its authority in an attempt to explore the potential of existing areas. There are some efforts are made by the Department of Transportation and Tourism in order to increase revenue by sector levy parking management by a third party . Based on the evaluation, it turns out the effectiveness of the management of parking on the edge of the road which is one of the PAD is a common parking fees have been able to increase revenue. Managed by a third party for collection is limited, even in the year 2007 to meet the target. For the sake of better improvement, the authors convey some suggestions include increased in a neat arrangement of the places that will be used as street parking, the need for expansion of areas of potential to be a public parking location, enhancing the dissemination of awareness of the parking levy payments and increased public awareness in maintaining a public service facilities.
Kata Kunci : Peranan Dinas Perhubungan dan Pariwisata Dalam Usaha Meningkatkan Pendapatan Retribusi Daerah Melalui Pihak Ketiga di Kota Yogyakarta