Laporkan Masalah

CORRELATION BETWEEN GENDER AND ANXIETY AMONG INTERNATIONAL MEDICAL STUDENT OF GADJAH MADA UNIVERSITY

SITI NOR HAIZAM IDAYU BT ALIAS, Dr.dr.Carla Raymondalexas Marchira, Sp.KJ (K)

2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar belakang : Mahasiswa kedokteran cenderung untuk mempunyai perubahan suasana hati, kecemasan, depresi dan lain-lain. Hal ini dikarenakan banyaknya stressor selama mereka belajar yang kemungkinan mempengaruhi aktivitas kehidupan sehari-harinya. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi perbedaan jenis kelamin dengan kecemasan. Kecemasan ditandai dengan khawatir yang berlebihan, rasa gelisah, keprihatinan dan takut akan ketidakpastian masa depan maupun membayangkan kejadian-kejadian, yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan psikologis mereka. Tujuan: Untuk menemukan hubungan antara jenis kelamin dan tingkat kecemasan diantara mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Gadjah Mada Metode: Desain penlitian ini adalah cross-sectional. Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan kedokteran internasional angkatan 2011 dan 2012 Universitas Gadjah Mada. Subjek dipilih secara acak berdasarkan grup tutorial mereka di tahun ketiga dan keempat dari pembelajaran di fakultas kedokteran Universitas Gadjah Mada. Sampel diambil pada bulan desember bertempat di gedung grha wiyata fakultas kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alat penelitian yang digunakan adalah informasi pribadi, Taylor Manifest Scale (TMAS). Data dianalisis dengan menggunakan cho square. Hasil: Berdasarkan penelitian didaptkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dan kecemasan berdasarkan Taylor Manifest Scale (TMAS) dengan p-value adalah p=0.009 Kesimpulan: Penelitian ini telah menunjukkan hubungan antara jenis kelamin dan kecemasan. Ada hubungan yang siginifikan antara jenis kelamin dan kecemasan, dan perempuan mendapatkan kecendrungan yang paling tinggi untuk mengalami kecemasan dibandingkan dengan laki-laki pada mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Gadjah Mada.

Background: Medical students are prone to have changes in mood, anxiety disorders, depression and etc. This is due to more stressor during their study that might affect the daily life activities. This study addresses to investigate gender differences with anxiety disorder. Anxiety disorder characterized by excessive worrying, uneasiness, apprehension and fear about future uncertainties either based on imagined events, which may affect both physical and psychological health. Objective: To find the correlation between gender and anxiety level among medical student UGM. Method: The study design used was cross sectional. The subject of this research was the International medical students of batch 2011 and batch 2012 of Gadjah Mada University. Subjects is randomly chosen based on their tutorial group in third year and fourth year of study in medical Faculty of UGM. The sample was taken at Grha Wiyata Building, Faculty of Medicine, UGM, Yogyakarta in the month of December 2014. The instrument used was personal information, Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS). The data was then analysed using chi square. Result: Based on the study, there was a significant correlation between gender and anxiety based on Taylor Manifest Anxiety Scale, TMAS (p value of P=0.009). Conclusion: This study has demonstrate the correlation between gender and anxiety.There was a significant correlation between gender and anxiety, and female does have higher tendency to be anxiety compared to male for medical students of Gadjah Mada University.

Kata Kunci : gender,anxiety,medical students