Laporkan Masalah

Hubungan antara Jenis Kelamin dan Depresi pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Gadjah Mada

NURULATIQAH BINTI ISMAIL, Carla Raymondalexas Marchira;Budi Pratiti

2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Kedokteran merupakan salah satu pelajaran tersulit untuk diambil. Kebanyakan mahasiswa kedokteran cenderung depresi dikarenakan mereka mengalami depresi dalam tingkat yang lebih tinggi daripada warga lainnya. Depresi mempengaruhi perasaan seseorang, cara pikir seseorang dan hal tersebut dapat mengakibatkan emosi secara emosional dan secara fizik. Mahasiswa kedokteran yang masih dalam usia remaja, terutama perempuan memiliki resiko lebih tinggi dua kali lipat daripada laki-laki. Penyakit depresi yang terdiagnosis sangat umum pada perempuan. Jenis kelamin merupakan salah satu faktor resiko yang berkontribusi terhadap terjadinya depresi.

Medicine which is one the tough courses to be taken. Most of the medical students tend to be depressed as they experience depression at a higher rate than the general population. Depression do affect how the person feels, thinks and can lead to emotional and physical emotion. Medical students whom in the teenager age, especially female get the higher chance in facing depression due to their study load and depend on their lifestyle. The prevalence of depression for female is about twice than for boys. Diagnose depressive disorders are extraordinarily common in girls. Gender is one the biological risk factor contributing to the occurrence of depression.

Kata Kunci : Gender, depression, medical students UGM,Jenis Kelamin, Depresi, mahasiswa kedokteran UGM