Tinjauan Hukum Terhadap Digital Financial Service Dalam Mewujudkan Financial Inclusion Di Industri Perbankan Indonesia
LAZUAR ANSHAR RAMADHAN SITEPU, Dr. Paripurna, S.H., M. Hum., LL.M.
2014 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMKesejahteraan rakyat Indonesia dirasa belum benar-benar dapat tercapai dengan merata dikarenakan kemakmuran hanya tersentralisir di kota-kota besar khususnya pada orang bertaraf ekonomi tinggi. Kehadiran perbankan dalam perekonomian Indonesia ternyata belum bisa menjawab apa yang dicita-citakan kepadanya. Perbankan lagi-lagi dirasa tidak maksimal dalam mempercepat perwujudan kesejahteraan ekonomi rakyat Indonesia. Kemudian muncul Strategi Nasional keuangan Inklusif yang diantaranya mengagendakan program baru yaitu Branchless Banking atau yang kemudian disempurnakan nomenklaturnya menjadi Digital Financial Service. Program ini dipercaya menjadi potensi perubahan besar dalam bingkai keuangan inklusif bagi seluruh rakyat. Program ini menitikberatkan kepada terbukanya akses perbankan di seluruh pelosok negeri tanpa perlu membuka kantor cabang bank yang baru. Metode yang digunakan adalah memberdayakan masyarakat di masingmasing remote area untuk menjadi agen atau kepanjangan tangan dari bank dalam menjalankan fungsi dan peran bank di tengah masyarakat. Inklusifitas keuangan dengan Layanan Keuangan Digitalnya disebut akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tahapan-tahapan yang dimulai dengan mereka bertransaksi sehari-hari dan akrab dengan layanan keuangan, kemudian mulai menabung, dilanjutkan dengan mengajukan pinjaman untuk memperbesar usaha, dan sampai mengasuransikan diri mereka
peoples welfare has not really reached in balance, caused the prosperety only centralized in big cities especially to the high class of economy people. Unfortunately existence of banking still can not answer what is dreamed of it. It is shown that banking is not do the best to accelerate manifestation of Indonesian peoples welfare of economy. Then National Strategy of Financial Inclusion appeared which one of its new programme is Branchless Banking or changed wider way into Digital Fiancial Service. This programme is trusted to be a big change in financial inclusion for people. It focuses at opening wider a banking access in every remote area around country without opening a new branch offices. This method uses people in each area to be an agent or a hand of bank in run banks functions an roles. Financial Inclusion with its Digital Financial Service named will increase welfare in steps, that begin with having daily transactions and feeeling familiar with financial services, continues with saving their money, then they will ask for loan to expand bussiness, and until they insurance themselves and their families.
Kata Kunci : Perbankan / Banking, Layanan Keuangan Digital / Digital Financial Service