Laporkan Masalah

Persepsi Pegawai Negeri Sipil terhadap otonomi daerah dalam penataan organisasi Departemen Dalam Negeri :: Suatu studi deskriptif analisipersepsi Pegawai Negeri Sipil terhadap organisasi, kepegawaian dan ketatalaksanaan di departemen Dalam Negeri

TARIGAN, Jusup, Prof.Dr. Miftah Thoha

2002 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Tujuan utama dalam penelitian tesis ini adalah untuk menyelidiki persepsi pegawai negeri sipil terhadap kebijakan otonomi daerah dalam penataan organisasi Departemen Dalam Negeri. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode survei, yang digunakan untuk menelusuri hubungan antara kebijakan Otonomi Daerah terhadap penataan organisasi Departemen Dalam Negeri sesuai dengan persepsi pegawai negeri sipil. Selanjutnya dalam penelitian tesis ini, ditelusuri juga studi kebijakan atas Keputusan dan dokumen-dokumen pemerintah serta observasi terhadap proses penataan organisasi Departemen Dalam Negeri sendiri. Di dalam penelitian ini dengan menggunakan metode survei terkait dengan tujuan penelitian sebagaimana yang telah dikemukakan yaitu untuk mengetahui persepsi Pegawai negeri Sipil terhadap kebijakan Otonomi Daerah dalam penataan organisasi Departemen Dalam Negeri, terutama menyangkut struktur organisasi kepegawaian dan ketatalaksanaannya. Selanjutnya dalam penelitian dalam penulisan tesis ini, populasinya adalah Pegawai Negeri Sipil di Iingkungan Departemen Dalam Negeri yang terdiri dari 9 (sembilan) Komponen di Lingkungan Departemen Dalam Negeri Dalam pengambilan sampel diambil teknik random sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dengan acak atau random yang dipilih dalam sampel dilakukan dengan acak namun tetap mewakili populasi yang ada, yaitu sebanyak 100 orang yang diambil dari populasi yang ada. Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan adalah teknik pengumpulan data angket, yaitu suatu teknik yang dipakai untuk mengumpulkan data melalui instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengetahui persepsi responden penelitian atas implikasi kebijakan otonomi daerah terhadap penataan organisasi, komposisi personil dan ketatalaksanaan Departemen Dalam Negeri. Berdasarkan hasil penelitian dengan analisis data deskripsif analitis dengan menggunakan perbandingan atas data sebeium dan sesudah implementasi kebijakan Otonomi Daerah terhadap organisasi, Kepegawaian dan tata kerja Departemen Dalam Negeri, maka hasii penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Otonomi Daerah membawa dampak terhadap perubahan struktur organisasi Departemen Dalam Negeri sebagainlana persepsi Pegawai Negeri Sipil di Iingkungan Departemen Dalam Negeri. Semoga hasil penelitian tesis ini dapat bermanfaat terhadap penataan organisasi Departemen Dalam Negeri sehubungan dengan ditetapkannya kebijakan-kebijakan di bidang Otonomi Daerah.

The aim of this study is to examine the government official's perseption towards the regional autonomy policies for managing the Ministry of Home Affairs Institution. The methodonology for this study is done through survey methodonology, to figure out the relationship between the regional autonomy policies and the organization of Ministry of Home Affairs as government official's perseption. This study will also try to covers policy study on the decisions and documents government and observe on the organizing process of the Ministry of Home Affairs Institution. The method of this study uses related survey methodology for understanding the government official's perseption towards the regional autonomy policies in organizing of the Ministry of Home Affairs Institution, especially in the relation to organizing structure, personnel and its management. Moreover, this study analyses the population of the Ministry of Home Affairs staff, consist of 9 (nine) components. The sampling technique uses random sampling where samples are taken randomly but still represent the existing population, from 100 person of the existing population. The instrument of this study uses inquiry data collection technique. This technique is used for collecting data trough research intrument that is questionnare. The questionnaire is required for identifying the respondent perception on the implication of regional autonomy policy towards stucturring of organization, personnal and management of the Ministry of Home Affairs. Based on the result of this study where descriptive data analysis is used by comparing the data before and after implementation of regional autonomy policy towards organization, personnel and management of the ministry of Home Affairs. I expect the result of this study can give useful recommendation on structuring of the Ministry of Home Affairs organization in connection with policy arrangement concerning with regional autonomy field.

Kata Kunci : Pegawai Negeri Sipil, Otonomi Daerah, Persepsi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.