Laporkan Masalah

Hubungan Tingkat Keparahan Cedera Kepala Dengan Nyeri Kepala Pasca Cedera Kepala Di RSUP Dr. Sardjito Tahun 2012

DWINA PRAWITASARI, Prof.Dr.dr.Sri Sutarni,Sp.S(K)

2014 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Cedera kepala merupakan penyebab morbiditas dan mortalitas kedua setelah infark myokard di dunia. Cedera kepala dapat menyisakan tanda maupun gejala salah satunya yang paling sering adalah nyeri kepala. Manajemen terhadap nyeri kepala pasca cedera kepala masih sangat terbatas sehingga perlu diketahui hubungan nyeri kepala pasca cedera kepala dengan cedera kepala di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Tujuan: Menentukan hubungan nyeri kepala pasca cedera kepala dengan cedera kepala berdasarkan tingkat keparahan cedera kepala, usia, dan status gender. Metode: Studi cross-sectional dengan mengambil data pasien cedera kepala sebanyak 300 pasien dan diambil 177 subyek untuk analisis hubungan sesuai dengan jumlah subyek yang diketahui diagnosis rawat inap dan rawat jalan. Hasil: Nyeri kepala merupakan gejala paling sering setelah cedera kepala dibanding gejala lainnya yaitu sebesar 23,2%. Proporsi nyeri kepala pasca cedera kepala banyak pada cedera kepala tingkat keparahan berat sebesar 26,2%, usia >25-65 tahun sebesar 30,8%, status gender perempuan sebesar 27,8%. Nilai p>0,05 untuk seluruh analisis hubungan nyeri kepala pasca cedera kepala dengan cedera kepala berdasarkan tingkat keparahan, usia, dan status gender. Kesimpulan: Nyeri kepala merupakan gejala paling sering setelah cedera kepala. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara cedera kepala dengan nyeri kepala setelah cedera kepala berdasarkan tingkat keparahan, usia, dan status gender.

Background: Head injury is the second cause of morbidity and mortality after myocardium infarction in the world. Headache is the most common rest symptom of head injury. The management of headache post head injury is still limited so it is important to know the correlation between headache after injury and head injury at Dr. Sardjito Central General Hospital, Yogyakarta Objective: to define the essence of the correlation between headache after head injury and head injury based on its severity, patient's age and gender. Method: A cross-sectional study by taking 300 datas of patients with head injury and only 177 subjects that can be used for analyze the association based on the diagnosis as at the time of the patients' treatment. Result: Headache is the most common symptom that often occurs after head injury with the proportion of 23,2%. The proportion of headache often occurs in serious level head injury is 26,2%, age of >25-65 years old is 30,8%, gender of female is 27,8%. The value of p>0.05 in all analyses is based on the severity level of head injury, age,and gender Conclusion: Headache is the most common sequel of head injury. There is no significant correlation between head injury and headache after head injury based on its severity, the patient's age and gender.

Kata Kunci : cedera kepala, nyeri kepala pasca cedera kepala


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.