The Ideology of Minority: A Transnational Study of the American New Left in 1960s
KIDHOT KASJUAJI, Dr. Ida Rochani Adi, S.U.
2015 | Tesis | S2 Pengkajian AmerikaOrganisasi mahasiswa telah dianggap sebagai barisan terdepan dalam perubahan sosial dan politik di beberapa belahan dunia dan mereka telah diakui sebagai agen perubahan sosial. Di Amerika, organisasi mahasiswa tidak bisa terlepas dari kesejarahan Amerika. Tahun 1960an yang penuh dinamika dan gejolak telah menandai munculnya salah satu gejala sosial yang signifikan yaitu kebangkitan Kiri Baru (New Left). Hal ini seperti yang dilakukan oleh organisasi mahasiswa yang paling berpengaruh di Amerika, yaitu Free Speech Movement (FSM) dan Students for A Democratic Society (SDS) . Semangat akan kebebasan individu, keadilan sosial and anti-Kemapanan serta kapitalisme yang ditunjukkan oleh gerakan mahasiswa, FSM dan SDS, di Amerika menunjukkan adanya keterkaitan dengan peran organisasi mahasiswa Indonesia di era 1970-an. Meskipun organisasi mahasiswa ini jumlahnya sedikit dan diklasifikasikan sebagai minoritas, namun mereka telah berubah menjadi suatu tekanan yang sungguh luar biasa dalam mengkritisi dan mengubah tatanan nilai yang sudah terbangun, baik di Amerika dan Indonesia. Maka dari itu, studi ini adalah studi transnasional yang bertujuan untuk mengetahui kemunculan Kiri Baru (New Left), menyoroti keterlibatan peran negara Eropa dalam mempengarui Kiri Baru Amerika (American New Left), mengungkap hubungan antara Kiri Baru Amerika (American New Left) dan gerakan mahasiswa Indonesia tahun 1970-an, dan menunjukkan hibriditasi mengenai kesamaan dan alasan kemunculan Kiri Baru Amerika (American New Left) dengan gerakan mahasiswa Indonesia tahun 1970- an. Penelitian ini merupakan penelitian yang berdasarkan pada disiplin Kajian Amerika, yang secara khusus menggunakan studi transnasional. Studi transnasional yang digunakan adalah Transnational American Studies. Secara khusus, Transnational American Studies yang gunakan meliputi dua pendekatan, cultural hybridity dan border discourse. Selain itu, studi ini juga menggunakan teori ideologi, konsep Kiri Baru (New Left), minoritas dan komunitas guna mengungkap ideologi organisasi mahasiswa dalam paham Kiri Baru (New Left). Hasil temuan menunjukkan bahwa dalam hal ideologi yang terglobalisasi, Kiri Baru (New Left) menyerang dan membuktikan makna ideologi semu yang ditunjukkan oleh ideologi kapitalisme dan komunisme. Dengan perkembangan globalisasi yang terus-menerus dan cepat dalam hal ketidaksetaraan, komunikasi, dan migrasi penduduk, serta gejala sosial tentang hak-hak minoritas yang termarginilisasi telah menyebabkan penyebaran ideologi Kiri Baru (New Left) ke seluruh penjuru dunia, baik di Eropa dan Amerika. Dalam kaitannya dengan hibriditas Kiri Baru (New Left), adanya kesamaaan semangat akan kebebasan individu, keadilan sosial dan anti-Kemapanan dan kapitalisme dari FSM dan SDS di Amerika dengan gerakan mahasiswa Indonesia tahun 1970-an. Kata kunci: Kiri Baru (New Left), ideologi, hibriditas budaya, diskursi batas, minoritas.
The student organizations have been acknowledged as the vanguard of social and political change in some parts of the world and been marked as the agent of social change. In America, the dynamic student organizations cannot be set apart from the American history. The upheaval 1960s has signaled one of the significant social phenomena that was the advent of New Left in several American universities. The most influential student organizations involved in the New Left were the Free Speech Movement (FSM) and Students for A Democratic Society (SDS). The spirit of individual freedom, social justice, anti -Establishment and capitalism that these student movements, the FSM and SDS, voiced in America during 1960s was somewhat similar with the role of Indonesian student movements in 1970s. Therefore, the study is a transnational study in order to discover historical, sociological, and cultural background on the emergence of the New Left, highlight European involvement in influencing the American New Left , expose the relation of the American New Left and Indonesian student movement in 1970s, and show the cultural hybridity of similarities and reasons of occurrence of the American New Left and Indonesian student movement in 1970s. This research is written under American Studies discipline, which takes the transnational study. Thus, the Transnational American Studies comprising of the cultural hybridity and border discourse is employed. Moreover, this study also employs the theory of ideology, New Left, and the concept of minority and community to reveal the studen t movement‘s ideology u nder the New Left. The finding shows that in the globalized ideologies, the New Left has attacked and proved the pseudo- ideology conveyed by capitalism and communism, and the New Left has turned as the third way in criticizing and questioning established ideologies of capitalism and communism. The intense and rapid development of globalization in terms of inequality, communication, and people migra tio n, as well as social p henomena on the minor ity‘ s righ ts, has brought the globalizing ideology of the New Left in Europe and America. The hybridity of the New Left is that there was the similar spirit of the FSM and SDS under the American New Left in 1960s with the Indonesian student movement in 1970s concerning on social justice, individual freedom, and anti -capitalism and establishment. Keywords: New Left, ideology, cultural hybridity, border discourse, minority
Kata Kunci : Kiri Baru (New Left), ideologi, hibriditas budaya, diskursi batas, minoritas; New Left, ideology, cultural hybridity, border discourse, minority