ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN APLIKASI P-CARE DI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA
CRESTI CHANDRA PRADELTA, dr. M. Lutfan Lazuardi, M.Kes., Ph.D ; dr. Firdaus Hafidz As Shidieq, MPH
2014 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTERLatar Belakang : Pada Januari 2014 pemerintah Indonesia mulai menerapkan Jaminan Kesehtaan Nasional (JKN). JKN merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional. Dalam pelaksanaannya, JKN menerapkan SIM BPJS Kesehatan. Pada fasilitas kesehatan tingkat pertama digunakan aplikasi P-care. Aplikasi P-care dapat menyediakan informasi mengenai banyaknya kunjungan, keluhan, terapi yang diberikan, rujukan, penyakit terbanyak serta dapat untuk mengajukan klaim. Dalam pelaksanaannya sejauh ini P-care menemukan beberapa kendala teknis. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan aplikasi P-care di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Metodologi : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua fasilitas kesehatan tingkat pertama yang telah dikontrak oleh BPJS yang menggunakan ataupun tidak menggunakan aplikasi P-care. Pengambilan data dengan kuesioner melalui wawancara telepon. HasiL Penelitian : Terdapat 41 responden yang menggunakan aplikasi P-care. Kemudahan penggunaaan aplikasi P-care dipengaruhi oleh pilihan menu yang sederhana, variabel yang diisikan jelas, serta input data pada pendaftaran, pelayanan, dan obat untuk pasien mudah. Manfaat penggunaaan aplikasi P-care adalah untuk melihat status kepesertaan pasien dan memperhitungkan nilai kapitasi. Penggunaan aplikasi P-care tinggi untuk menginput pasien peserta BPJS dan membantu pelaporan yang tepat waktu setiap bulan. Karakteristik responden tidak mempengaruhi penggunaan aplikasi P-care. Kesimpulan : Aplikasi P-care mudah digunakan, dirasa bermanfaat, dan penggunaannya tinggi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.
Background: In January 2014 Indonesian government began to implement the National Health Insurance System (JKN). JKN is part of the National Social Security System. In practice, JKN applied SIM BPJS Kesehatan. The primary health care used P-care application. P-care application can provide information about the number of visits, complaints, given therapy, referral, the most diseases list, and can be used to make a claim. P-care found some technical constraints. Objective: To analyze factors that influence the use of P-care application in primary health care. Methodology: This study was a descriptive cross-sectional study. The population in this study were all primary health care that had been contracted by BPJS using or not using P-care application. Data was cplleted using telephone survey. Results: There were 41 respondents using P-care application. Ease of use of P-care application are influenced by a simple option menu, a clearly variable, and easy to data entry, on enrollmemnt, services, and medications to patient. The benefits of the of P-care application is to see the membership status of patients, count the value of capitation. The use of P-care application is high to enter patients and assist reporting on time every month. Characteristics of respondents do not affect the use of P-care application. Conclusion: P-care application is easy to use, helpful, and its use is high in primary health care.
Kata Kunci : pcare, evaluasi sistem informasi, fasilitas kesehatan tingkat pertama