PREDIKSI KEMATANGAN VOKASIONAL BERDASARKAN SIKAP TERHADAP LAYANAN BIMBINGAN KONSELING KARIR DAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA
SITI URIPAH, Asmadi Alsa, Prof., Dr., S.U.
2015 | Tesis | S2 PsikologiPenelitian ini bertujuan untuk memprediksi kematangan vokasional berdasarkan sikap terhadap layanan bimbingan konseling karir dan tingkat pendidikan orang tua. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: Kematangan vokasional dapat diprediksi berdasarkan sikap terhadap layanan bimbingan konseling karir dan tingkat pendidikan orang tua. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMK Tamansiswa Jetis Yogyakarta, terdiri dari: Jurusan Listrik dan Pemanfaatan Tenaga Listrik, Jurusan Mekanik Otomatik Kendaraan Ringan, Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan sebanyak 98 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Quota Proportional Random Sampling secara undian. Alat pengumpul data yang digunakan adalah 2 skala, yaitu: skala kematangan vokasional dan skala sikap terhadap layanan bimbingan konseling karir, sedangkan data tingkat pendidikan orang tua diperoleh dari identitas siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis regresi ganda dua prediktor melalui Program SPSS release 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kematangan vokasional dapat diprediksi berdasarkan sikap terhadap layanan bimbingan konseling karir dan tingkat pendidikan orang tua. Sumbangan sikap terhadap layanan bimbingan konseling karir terhadap kematangan vokasional sebesar 7,2%. Adapun sumbangan tingkat pendidikan orang tua terhadap kematangan vokasional sebesar 2,3%. Apabila tingkat pendidikan pada model regresi dipecah menjadi tingkat pendidikan ayah dan tingkat pendidikan ibu, maka sumbangan tingkat pendidikan ayah terhadap kematangan vokasional sebesar 4,2% dan tingkat pendidikan ibu sebesar 0,6%. Kata Kunci: Kematangan Vokasional, Sikap Terhadap Layanan Bimbingan Konseling Karir, Tingkat Pendidikan Orang Tua
This study aims to predict vocational maturity based on attitudes toward career counseling services and parent’s education level. The hypothesis of this study is: vocational maturity can be predicted based on attitudes toward career counseling services and parent’s education level. Subjects in this study were students of class XII SMK Tamansiswa Jetis Yogyakarta, consists of: Department of Electrical and Power Utilization, Department of Mechanical Automatic Light Vehicles, Department of Computer Engineering and Networks as much as 98 students. The sampling technique used is Quota proportional random sampling in lottery. Data collection tool used is two scales, namely: scale of vocational maturity and scale of attitudes toward career counseling services, while data of parent’s education level obtained from the student's identity. Data were analyzed using multiple regression analysis two predictors through the Program SPSS release 16.0. Research result has shown that: vocational maturity can be predicted based on attitudes toward career counseling services and parent’s education level. Contribution of each independent variable on the dependent variable views of the value of R2 change. In model 1 value of R2 change obtained was 0.072, so it was concluded that the contribution of attitudes towards career counseling services for vocational maturity was 7.2%. As in model 2 value of R2 change obtained was 0.023. Based on this result, the contribution of parent’s education level on vocational maturity was 2.3%. If the education level in the regression model was divided into father's education level and mother's education level, contribution of the father's education level toward vocational maturity was 4.2% and the mother's educational level was 0.6%. Keyword: Vocational maturity, Attitudes Toward Career Counseling Services, Parent’s Education Level
Kata Kunci : Kematangan Vokasional, Sikap Terhadap Layanan Bimbingan Konseling Karir, Tingkat Pendidikan Orang Tua; Vocational maturity, Attitudes Toward Career Counseling Services, Parent’s Education Level