Laporkan Masalah

Dampak Sertifikasi Hutan Rakyat Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Petani Hutan Rakyat

ERNA ZENI NUR H, Wiyono, S.Hut.,M.Si

2015 | Tugas Akhir | D3 KEHUTANAN

Hutan merupakan sumber daya alam yang sangat besar pengaruhnya terhadap stabilitas lingkungan dan kebutuhan hidup manusia. Hutan juga memiliki nilai yang tinggi, baik dari segi sosial, ekonomi, dan ekologi. Sertifikasi hutan merupakan suatu instrumen yang ditujukan untuk mendorong terjadinya praktek pengelolaan hutan lestari, yang menyeimbangkan kepentingan ekonomi, lingkungan, dan sosial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi petani hutan rakyat sertifikasi, mengetahui kegiatan petani dalam pengelolaan hutan rakyat sertifikasi dan mengetahui keuntungan serta kerugian petani dalam sertifikasi hutan rakyat. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kulon Progo dan metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah dengan wawancara kepada petani hutan rakyat dengan menggunakan kuisioner diambil 30 petani hutan rakyat sertifikasi dan 15 non sertifikasi. Analisis data yang yang dilakukan adalah metode analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa umur rata-rata petani hutan rakyat sertifikasi 41-65 tahun, rata-rata tingkat pendidikan SD, rata-rata kepemilikan lahan hutan rakyat 0,60%, dan rata-rata kontribusi dari hutan rakyat sebesar 54,9%. Dalam pengelolaan hutan rakyat bibit yang digunakan ada yang bibit unggul dan ada yang bukan, dalam penanamannya tidak semua petani hutan rakyat memberikan pupuk dasar, pruning dilakukan ketika cabang pada pohon sudah banyak, dan tidak dilakukannya penjarangan. Motivasi petani hutan rakyat menjadi koperasi yaitu ingin mendapatkan bantuan bibit, ingin mendapatkan SHU, dan harga kayu yang mahal. Keuntungan menjual kayu di koperasi yaitu mendapatkan harga yang mahal dan kerugiannya adalah prosedur yang lama. Kendala dalam sertifikasi hutan rakyat diantaranya kurangnya komitmen antar kelompok, tidak mengetahui harga kayu dipasaran, dan tidak paham prinsip-prinsip FSC.

Forest is a natural resource that is a very big influence on the stability of the environment and human needs. Forest also has a high value, both in terms of social, economic, and ecological. Forest certification is an instrument that is intended to encourage sustainable forest management practices, which balance the interests of economic, environmental, and social. This study was conducted to determine the socio-economic conditions of farmers' community forest certification, observe the activities of the farmers in the community forest management certification and know the advantages and disadvantages of farmers in forest certification. This research was conducted in Kulon Progo and methods used in data collection is by interview to private forest farmers using questionnaires were 30 private forest farmers certification and 15 non-certification. Data analysis conducted descriptive analysis method qualitative and quantitative. Based on the survey results revealed that the average age of farmers' community forest certification 41-65 years, the average level of elementary education, the average ownership of these lands are 0.60%, and the average contribution of community forest by 54.9%. In the management of community forests seeds used no quality seeds and there are not, not all farmers in the planting of community forests provide basic fertilizer, pruning is done when the tree has many branches, and not doing thinning. Motivation private forest farmers into cooperatives that want to get help seed, want to get SHU, and timber prices are expensive. Sell timber in the cooperative advantage of obtaining a high price and the loss is a long procedure. Constraints in forest certification including lack of commitment among the group, not knowing the price of wood in the market, and do not understand the principles of FSC.

Kata Kunci : Sertifikasi, Hutan Rakyat, FSC/ Certification, Community Forests, FSC

  1. D3-2015-320894-abstract.pdf  
  2. D3-2015-320894-bibliography.pdf  
  3. D3-2015-320894-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2015-320894-title.pdf