Laporkan Masalah

Strategi Pengembangan Objek Wisata Situs Kepurbakalaan Muaro Jambi Pada Kantor Pariwisata Seni Dan Budaya Kabupaten Muaro Jambi

FUAD, Kemas Muhammad, Dr. Nasikun

2002 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Dengan dibentuknya Kabupaten Muaro Jambi berdasarkan Undang-undang Nomor 54 Tahun 1999, sebagai salah satu Kantor yang merupakan bagian dari Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Kantor Pariwisata Seni dan Budaya tentunya memiliki tugas dan tanggungjawab yang besar diantaranya yaitu bagaimana memajukan pariwisata di Kabupaten Muaro Jambi umumnya serta Obyek Wisata Situs Kepurbakalaan Muaro Jambi khususnya. Penelitian ini mengangkat judul Strategi Pengembangan Obyek Wisata Situs Kepurbaakalaan Muaro Jambi pada Kantor Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Muaro Jambi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan manajemen strategis serta teknik pengumpulan data melalui wawancara, studi pustaka dan observasi. Proses Manajemen strategis yang diadopsi adalah empat tahap dari keseluruhan tahapan yaitu : Melakukan analisis terhadap lingkungan eksternal, analisis terhadap lingkungan internal, mengidentifikasi isu satrategis dengan menggunakan model analisis SWOT dan dilanjutkan dengan test Litmust untuk menentukan tingkat kestrategisan isu dan yang terakhir menentukan strategi yang harus diterapkan dalam pelaksanaan pengembangan. Dari hasil analisis diketahui terdapat empat isu strategis yaitu : Bagaimana meningkatkan kemampuan Aparatur Kantor Parsenibud Kabupaten Muaro Jambi Penetapan program pengembangan obyek wisata Situs Kepurbakalaan Muaro Jambi, Bagaimana menyatukan persepsi tentang pengembangan obyek wisata Situs Kepurbakalaan Muaro Jambi, Bagaimana menciptakan pola kemitraan dengan sektor swasta dalam pengelolaan dan pengembangan obyek wisata Situs Kepurbakalaan Muaro Jambi. Dari empat isu strategis tersebut ditetapkan enam strategi yang akan dilaksanakan yaitu : Peningkatan Kemampuan aparatur Kantor Parsenibud Kabupaten Muaro Jambi. Penetapan perencanaan pengembangan obyek wisata Situs Kepurbakalaan Muaro Jambi. Menyatukan persepsi tentang pengembangan Obyek Wisata Situs Kepurbakalaan Muaro Jambi. Menciptakan pola kemitraan dengan sektor swasta dalam pengelolaan dan pengembangan Obyek Wisata Situs Kepurbakalaan Muaro Jambi. Mengadakan kerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga-lembaga penelitian untuk melaksanakan penelitian dan pendidikan dibidang kepariwisataan, seni dan budaya. Mengusulkan penambahan Sarana dan prasarana penunjang dalam pengembangan pariwisata. Dari hasil penelitian ini diharapkan Kantor Parsenibud Kabupaten Muaro Jambi dapat melaksanakan pengembangan pariwisata secara optimal. Namun apapun yang dihasilkan dari proses manajemen strategis pada akhirnya ditentukan oleh semangat dan tekad, disiplin dan ketaatan dari pelaksana itu sendiri, apabila dilaksanakan dengan baik maka Pengembangan obyek wisata Situs Kepurbakalaan Muaro Jambi dapat tercapai.

With the founding of Regency Muaro Jambi that is based on Law Number 54 Year 1999, the Office of Tourism, Art and Culture as one of the officials of the Regency Government of Muaro Jambi hold big duty and responsibility to fulfill, i.e. to enhance the tourism in Regency Muaro Jambi in general and in tourism objects of archeological sites in a more specific sense. This search entitles " Strategi Pengembangan Obyek Wisata Situs Kepurbaklaan Muaro Jambi pada Kantor Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Muaro Jambi " (Developing Strategy of Tourism Objects of Archeological Sites in Muaro Jambi in the Office of Tourism, Arts, and Culture of the Regency of Muaro Jambi). The writer applies a descriptive research method with strategic management approach and data of interviews, bibliographical studies, and abservation. The process of strategic management adopted here civers fiur of all known steps, i.e. doing analysis on the external and internal eviroments, identifying the strategic issues by using SWOT analysis models whichis then being followed up by Limust Test to state the rate of the strategic issue and defining strategies to apply in the development project. The analysis made results in four strategic issue. The are : how to createa partnership with private sectors in cultivating and developing tourism objects of archeological sites in regency Muaro Jambi, the formulation of developing prgorams of those tourism objects of archeolocical sites in Regency Muaro Jambi, how to communicaate the interests of tourism to the related officials, and how to improve the performance and capabilities of the office of Tourism, Arts and Culture of Regency Muaro Jambi. Derive from those four strategic issues, the writer offers six strategies to apply. One, omprovingthe capability and acountability of the personal of the Office of the Tourism, Arts and Culture of Regency Muaro Jambi. Two, defening the developing plan of Tourism objects of Archeological sites in Muaro Jambi. Three, unifffying perception on the development of tourism objects of archeological sites in mUaro Jambi. Four, creating a pattern of partnership with universities and research bodies in making research and educative program in tourism, arts and culture ; and Six, proposing the completion ofmeans using in developing the tourism sector. By this search, the writer hopes that the Office of Tourism, Arts and Culture of Regency Muaro Jambi is helped to optimize the development of its tourism sector. However, what define the result of any strategic management processes are the spirit, zeal, and dicipline of the apparatures. When this strategic management is well done, the development of tourism object of archeological sites of regency Muaro Jambi can be ensure.

Kata Kunci : Pengembangan Pariwisata,Strategi,Kabupaten Muaro,Jambi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.