Laporkan Masalah

Analisis Penyebab Konflik Sosial Desa Caturtunggal Sleman Yogyakarta

TEESA FRIANCA AMANDA, Dr. Agus Heruanto Hadna; Drs. Yuyun Purbokusumo, M.Si; Prof.Dr. Muhadjir Darwin

2015 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab konflik yang terdapat di Desa Caturtunggal dengan mempelajari kasus-kasus yang pernah terjadi dan melihat kondisi masyarakat saat ini. Peneliti termotivasi untuk melakukan penelitian ini karena struktur masyarakat Desa Caturtunggal yang cukup unik yang memiliki banyak fenomena sosial berupa konflik dan interaksi masyarakat yang menarik untuk diteliti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dengan metode kualitatif dipilih karena yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah fenomena sosial berupa konflik, sehingga analisa secara deskriptif akan sangat membantu untuk menjelaskan fenomena yang terjadi. Pendekatan fenomenologis digunakan agar peneliti mampu memahami arti dari sebuah peristiwa dan kaitannya dengan orang-orang biasa dalam situasi tertentu. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat penyebab konflik di wilayah Desa Caturtunggal dan akan menjawab pertanyaan penelitian dengan penjabaran mengenai penyebab munculnya penyebab konflik. Dengan demikian diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi para stakeholder dalam menentukan langkah-langkah dalam menanggulangi konflik.

The purpose of this study was to determine the potential conflict contained in the Caturtunggal Village by studying the cases that have occurred and the condition of the society nowadays. Researchers are motivated to do this research because of the structure of society is quite unique at Caturtunggal Village that has many social phenomena of conflict and society interaction are interesting to study. This study used a qualitative method with a phenomenological approach. Qualitative research method chosen because the point that will be examined in this study is the social phenomenon of conflict, so the descriptive analysis will be helpful to explain the phenomena. Phenomenological approach is used so that researchers are able to understand the meaning of an event and its connection to ordinary people in particular situations. The results of this study indicate that there is potential for conflict in the territory of the village of Caturtunggal and will answer questions regarding the translation of research with potential causes of conflict. It is hoped that this study can be used as reference material by stakeholders in determining the steps in dealing the conflict.

Kata Kunci : konflik, perilaku sosial