Laporkan Masalah

Advokasi LSM ASPEKA Terhadap Kebijakan Pelayanan KRL (Kasus Penghapusan KRL Ekonomi)

PULUNG SADANA, Puguh Prasetyo Utoma, SIP, MPA

2015 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Penelitian ini mengambil judul Advokasi LSM ASPEKA Terhadap Kebijakan Pelayanan KRL (Kasus Penghapusan KRL Ekonomi). Fokus permasalahan penelitian mendeskripsikan strategi advokasi yang dilakukan LSM ASPEKA dalam melakukan advokasi kasus penghapusan KRL Ekonomi. Metode yang digunakan yaitu kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan pengambilan data secara purposive. Informan peneliti terdiri dari ketua LSM ASPEKA, sekjen LSM ASPEKA, ketua bidang advokasi LSM ASPEKA. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan LSM ASPEKA melakukan dua bentuk startegi advokasi yaitu strategi persuasi dan strategi konfrontasi. Dalam dua bentuk startegi advokasi, ada enam kegiatan yang dilakukan oleh LSM ASPEKA. Masing-masing kegiatan itu memberikan efek positive dalam kerja advokasi. Hal ini ditandai dengan dikeluarkanya kebijakan mengenai pemberlakukan tarif progresif pada tanggal 1 Juli 2013. Walaupun demikian kerja yang dilakukan tidak sepenuhnya berjalan lancar. Pelajaran berharga yang dapat diambil dari proses advokasi yaitu pentingnya analisis kasus yang komprehensif, memperkuat koalisi, kampanya yang massive dan konsisten, serta tindakan-tindakan konfrontasi yang terukur.

The title of this study Advocacy NGOs ASPEKA Against Services Policy Light Rail KRL (Case Elimination Economic KRL). The focus of research problems describes strategies advocacy by NGOs Aspeka in advocating the case deletion Economic KRL . The method used is descriptive qualitative , with data retrieval purposively . Researchers informants consisted of NGO head Aspeka , general secretary of the NGO Aspeka , chairman of NGO advocacy Aspeka . Data was collected by means of in-depth interviews , observation , documentation , and literature . The results showed NGO Aspeka do two forms of advocacy strategy is a strategy of persuasion and confrontation strategies . In the two forms of advocacy strategy , there are six activities carried out by NGOs Aspeka . Each strategy has been able to give positive effect in advocacy work. It is characterized by the implementation of progressive policies regarding the imposition of tariffs on July 1 , 2013. However the work done is not enterily smoothly. Valuable lessons can be learned from the advocacy of the importance of a comprehensive case analyisis, strengthening of coalition, a massive campaign, as well as the actions of confrontation measured.

Kata Kunci : Advokasi, LSM ASPEKA, Kebijakan