Laporkan Masalah

PEMANFAATAN CITRA WORLDVIEW2 UNTUK PEMETAAN DAERAH RAWAN WABAH CAMPAK DI KECAMATAN GONDOKUSUMAN KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2014

HENDY TRI YARDHANTO, Iswari Nur Hidayat, Ssi., M.Sc.

2015 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SIG

Wabah (wabah penyakit menular) adalah kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi keadaan lazim pada wilayah dan periode tertentu serta dapat menimbulkan malapetaka. Oleh karena itu di butuhkan informasi mengenai zonasi wabah campak untuk membantu pihak yang membutuhkan informasi tentang Penyakit Campak. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Gondokusuman dengan tujuan untuk memetakan parameter-parameter zona rawan wabah campak dan memetakan zona rawan wabah campak di Kecamatan Gondokusuman. Penelitian ini menggunakan citra WorldView 2 untuk mendapatkan parameter wabah campak yang dijadikan salah satu input untuk memetakan zona rawan wabah campak. Data yang didapat yaitu data penggunaan lahan, data kepadatan penduduk, data kepadatan bangunan, data jarak terhadap pukesmas/rumahsakit dan data kesehatan lingkungan. Semua variabel di skor dan di overlay untuk mendapatkan daerah zona rawan wabah campak. Hasil dalam penelitian ini berupa Peta Penggunaan Lahan Kecamatan Gondokusuman, Peta Kepadatan Penduduk Kecamatan Gondokusuman, Peta Kepadatan Bangunan Kecamatan Gondokusuman, Peta Jarak Terhadap Pukesmas/Rumah Sakit Kecamatan Gondokusuman, Peta Kesehatan Lingkungan Kecamatan Gondokusuman dan Peta Zona Rawan Wabah Campak Kecamatan Gondokusuman. Dari penelitian ini menyimpulkan bahwa Kecamatan Gondokusuman kepadatan penduduk yang tinggi kecuali Kelurahan Kotabaru. Kecamatan Gondokusuman didominasi kelas kerawanan tinggi dikarenakan banyak permukiman dan berdiri pusat-pusat pelayanan masyarakat baik swasta maupun negeri didaerah tersebut. Dan semakin padat kepadatan permukiman dan bangunan akan menimbulkan rawan wabah penyakit campak.

Outbreak (infectious diseases) is an outbreak of infectious disease incidence in the community that the number of patients increased significantly exceeds the circumstances prevalent in the area and a specific period and can cause havoc. Therefore in need of information regarding zoning measles outbreak to help those who need information about Measles. This research was conducted in the District Gondokusuman with the aim to map parameters measles outbreak-prone zones and map measles outbreak-prone zones in the District Gondokusuman. This study uses the image of WorldView2 to get a measles outbreak parameters used as one input to map the measles epidemic-prone zones. The data obtained are the data of land use, population density data, the data density of the buildings, the distance data to pukesmas / hospitals and health data environment. All variables in the score and in the overlay to get measles outbreak areas prone zones. Of this study concluded that the District of Gondokusuman high population density except Sub Kotabaru. Subdistrict Gondokusuman dominated high vulnerability class because many settlements and standing community service centers both public and private sector in the area. And the more dense settlements and building density will cause outbreaks of measles prone.

Kata Kunci : Measles Epidemic Prone, Penginderaan Jauh, Geographic Information Systems