Laporkan Masalah

Strategi Peningkatan Kinerja Bappeda Pemerintah Kabupaten Ponorogo

APIDIANTO, Luhur, Dr. Warsito Utomo

2002 | Tesis | Magister Administrasi Publik

BAPPEDA Kabupaten / Kota di dalam kerangka otonomi daerah saat sekarang ini memiliki posisi yang penting dan sangat strategis. Hal ini disebabkan karena seluruh proses perencanaan pembangunan di daerah Kabupaten / Kota diproses dalam lembaga ini. Oleh karena itu sangat penting kiranya apabila kinerja BAPPEDA Kabupaten / Kota perlu untuk selalu ditingkatkan, sejalan dengan mandat, visi, dan misi yang diem bannya. Demikian pula halnya BAPPEDA Kabupaten Ponorogo, dalam era otonomi daerah sekarang ini juga akan terus berpacu meningkatkan kinerjanya sebagai sebuah lembaga perencana pembangunan daerah yang profesional. Kondisi demikian disebabkan karena pada saat sekarang ini BAPPEDA masih banyak dipandang hanya sebagai “tukang stempel proyek saja”, artinya dalam ha1 ini BAPPEDA belum dapat bekerja sebagai sebuah lembaga perencana yang profesional. Kajian dari penulisan tesis ini menguraikan tentang bagaimana strategi peningkatan kinerja BAPPEDA Kabupaten Ponorogo. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan konsep Manajemen Strategis, penulis melakukan analisis lingkungan strategis, identifikasi isu strategis dan pada akhirnya akan disusun strategi-strateginya. Dengan menggunakan suatu model analisis SWOT (Strenght, Weaknesses, Opportunities, Threats) dapat dikemukakan bahwa terdapat beberapa permasalahan yang sekaligus menjadi isu-isu strategis yang perlu mendapatkan perhatian dan penanganan secara cepat dan tepat untuk dapat meningkatkan kinerja BAPPEDA Kabupaten Ponorogo. Isuisu yang dimaksud adalah : 1. Bagaimana meningkatkan mutu dan kualitas produk perencanaan pembangunan daerah. 2. Bagaimana mengembangkan sistem in formasi pembangunan daerah. 3. Bagaimana meningkatkan sikap profesional sebagai perencana pembangunan, untuk memanfaatkan besarnya bantuan pemerintah pusat. 4. Bagaimana memperbaiki proses perencanaan, implementasi, pengawasan dan evaluasi pembangunan daerah. Bertolak dari isu-isu strategis di atas, apa yang dihadapi BAPPEDA Kabupaten Ponorogo, secara operasional dapat penulis ajukan rumusan perencanaan strategisnya sebagai berikut : Strategi meningkatkan mutu dan kualitas produk perencanaan pembangunan daerah. Strategi mengembangkan sistem informasi pembangunan daerah. Strategi meningkatkan sikap profesional sebagai perencana pembangunan, untuk memanfaatkan besamya bantuan pemerintah pusat. Strategi memperbaiki proses perencanaan, implementasi, pengawasan dan evaluasi pembangunan daerah

Nowadays, Local Development Planner Body (BAPPEDA) at regency / city in local autonomy has important position and very strategic. It caused all of the planning process and development in local government processed by that body. Because of that it's very important if BAPPEDA at regency / city performance need to improve, base on it's mandate, vision and mission. The same as condition at BAPPEDA Ponorogo regency in local autonomy era will always try to improve has perfomance as a profesional planner development institution project stamp. It means BAPPEDA have already work yet as a profesional planner institution. This thesis describe about how is the strategy to increase BAPPEDA Ponorogo regency performance. Base on research wich is use strategic management concept, writer did strategic management analysis strategic issue identification and finally range the strategies. SWOT model analysis explain that there are problems beCome strategic issues all at once with are need to notice and handling quickly and accurately to increase BAPPEDA Ponorogo regency. That issues are : How to increase the quality of local planning development product. How to develop local development information system. How to increase profesionalism attitude as a development planner, to optimize for make use government financial aid. How to improve planning process, implementation, controlling and local development evaluation. Based on that strategic issues, which are face BAPPEDA Ponorogo regency, operationally writer argue the strategic planning formulation such as : 1. The strategy to increase quality of local planning devolepment product. I 2. The strategy to develop local development information system. 3. The strategy to increase profesionalism attitude as a development planner, to optimize for make use government financial aid. ' 4. The strategy to improve planning process, implementation, controlly and local development evaluation

Kata Kunci : Kinerja Bappeda,Strategi Peningkatan,Kabupaten Ponorogo


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.