Manajemen Strategi Dipenda Dalam Peningkatan Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Kota Denpasar
PARTAMA, I Gusti Agung Ngurah, Dr. Agus Dwiyanto
2002 | Tesis | Magister Administrasi PublikRendahnya penerimaan daerah yang bersuinber dari pajak daerah dan retribusi daerah merupakan fenomena yang dihadapi oleh sebagian besar daerah kabupaten dan kota di Indonesia dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah. Berlakunya Undang-Undang nomor 22 tahun 1999 dan Undang- Undang nomor 34 tahun 2000 sebagai perubahan atas undang-undang nomor 18 tahun 1997 tentang pajak daerah dan retribusi daerah memberi peluang kepada daerah (Dipenda) untuk menggali semua potensi pajak dan retribusi daerah yang pada akhirnya di harapkan dapat memberi kan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah. Kondisi keuangan kota Denpasar kurang menguntungkan, dimana bantuan dari pemerintah pusat masih mendominasi sumber keuangan kota Denpasar (55,5 %), sementara kontribusi pajak dan retribusi daerah sangat sedikit (26 %). Penelitian ini bertujuan untuk mencari rumusan strategi yang tepat untuk peningkatan pajak dan retribusi daerah kota Denpasar. Dalam tulisan ini mencoba menguraikan permasalahan yang dihadapi Dipenda kota Denpasar khususnya dalam upaya meningkatkan penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah melalui pendekatan manajemen strategis yang dibantu dengan alat analisa SWOT (Strenghs, Weakneses, Opportunities dan Threats) dengan cara mengidentifikasi kondisi internal dan eksternalnya, merumuskan isu-isu strategis dan kemudian direkomendasikan beberapa strategi sebagai respon atas isu yang tengah dihadapi. Dari hasil analisas SWOT dapat diidentifikasi beberapa isu strategis dan formulasi strateginya yaitu ( 1 ) isu strategis berkenaan dengan peningkatan sumber daya manusia yang direspon dengan strategi kebijakan untuk memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada pegawai untuk meningkatkan pendidikan dan keterampilannya (2) ISU strategis berkenaan dengan peninjau/perubahan perda direspon dengan strategi kebijakan menyusun rancangan perda baru dan penegakan perda tersebut (3) isu strategis berkenaan dengan peningkatan kualitas playanan direspon dengan memberi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat (4) isu strategis berkenaan dengan penetapan target pajak dan retribusi daerah yang belum sesuai dengan potensi riil direspon dengan strategi kebijakan meningkatkan target pajak dan retribusi daerah agar sesuai dengan potensi riilnya.
District poorly taxes and dues revenues can be considered as a phenomenon that has been faced by most of provinces, regencies, and cities in Indonesia within implementation of district authonomy acts. Being action, district authonomy acts (number 22/1999 and number 34/2000 as amandement to acts number 18/1997 about district taxes and dues revenues) has been giving oppourtunity for corrective procedures for districts to discover and delve their all potential sources of taxes and dues, so that could finally contribute inraising district incomes. The financial situation of Denpasar city is less beneficial, where central goverments aids are dominant (55,5 %), while texes and dues financial contribution is too small (26 %). This study aims to develop precisely a strategy that could increase Denpasar city taxes and dues revenues. This study attempts to analyze problems set that faced by Denpasar as a city with corrective procedures of discovering and delving it's potential sources of taxes and dues. That analysisis done with an analysis tool that : SWOT (Stengths, Weaknesses, Upportunities, Threats), that tool aims to define internal and external condition, in addition to formulate strategic issues within these condition, then recommcnding sonic stratcgics responds to this strategic issues faced by Denpasar city. Finding of SWOT analysis could define some strategie issues and develop some strategies/responds that's : ( I ) strategic issue that has connection with developing humans resources, this isu can be responded by a policy strategy for giving a real change as wide as possible to employees to raise their education and knoe-how skills. ( 2 ) strategic issue that reconnoitering and developing district administration regulations, this issue can be responded by policy strategy for preparing nek planns to survey and develop these regulation, in addition to their enforcement means and ways (3) Strategic issues connected with improving public service quality, this issue can be responded by giving and creasingly develop services produced to the public. (4) strategic issue connect with determining taxes and dues target of Denpasar, that don't macth with it, is real potentials. This issue can be responded by policy strategy aims to upgrade taxes and dues targets in order to macth with their real potentials.
Kata Kunci : Dinas Pendapatan Daerah,Strategi Peningkatan Pajak dan Retribusi