Autentikasi Minyak Buah Alpukat (Persea americana Mill.) dari Minyak Kedelai dan Minyak Biji Anggur Menggunakan Kombinasi Teknik Spektroskopi Inframerah dan Analisis Multivariat
FAJAR AJI LUMAKSO, Prof. Dr. Abdul Rohman, M.Si., Apt.
2014 | Skripsi | S1 FARMASIMinyak alpukat (MA) memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Harga MA lebih mahal daripada harga minyak-minyak nabati lain. Pemalsuan dengan minyak nabati yang lebih murah seperti minyak kedelai (MK) dan minyak biji anggur (MBA) mungkin dilakukan untuk mencari keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan kombinasi teknik spektroskopi inframerah dengan analisis multivariat untuk autentikasi MA dalam campuran biner dan terner dengan MK dan MBA. Model kuantifikasi untuk campuran biner dan terner diperoleh dari kalibrasi multivariat Partial Least Square (PLS) dan Principal Component Regression (PCR). Pemilihan model didasarkan pada nilai R2 tertinggi dan nilai root mean square of calibration (RMSEC) dan root mean square of prediction (RMSEP) terendah. Dari hasil optimasi pada berbagai rentang frekuensi dengan spektra normal didapatkan R2 kalibrasi 0,9994 untuk MK dan MBA serta 0,9996 untuk MA. Nilai R2 validasi 0,9998 untuk MK dan MBA dan 0,9999 untuk MA dengan RMSEC 0,83-0,86 %v/v dan RMSEP 0,35-0,52 %v/v. Klasifikasi oleh Partial Least Square-Discriminant Analysis (PLS-DA) terhadap campuran biner minyak alpukat-minyak kedelai dan minyak alpukat-minyak biji anggur menghasilkan akurasi 100% dan 93,3% untuk campuran terner minyak alpukat-minyak kedali-minyak biji anggur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi teknik spektroskopi inframerah dan analisis multivariat merupakan teknik analisis yang cepat dan mudah dengan akurasi dan presisi yang baik. Untuk itu, kombinasi spektroskopi FTIR dan analisis multivariat dapat dijadikan sebagai metode pilihan untuk analisis rutin autentikasi MA.
Avocado oil has a lot of benefit for human health. The price of this oil is higher than other vegetable oils. Falsification using cheap vegetable oils such as soybean and grapeseed oil was intended to gain more economical profit. The aim of this study is to employ the combination of infrared spectroscopy technique and multivariate analysis for authentication of avocado oil in binary and ternary mixtures with soybean and grapeseed oils. Quantification model was revealed using multivariate calibration of Partial Least Square (PLS) and Principal Component Regression. Model with the highest value of R2 and the least value of Root Mean Square of Calibration (RMSEC) and Root Mean Square of Calibration (RMSEP) was considered as the best model for quantification. Optimization process in range of frequency using normal spectra revealed R2 of calibration of 0.9996 for avocado oil and 0.9994 for soybean and grapeseed. High value of R2 of validation was 0.9998 for soybean and grapeseed. Meanwhile, R2 of validation of 0,9999 was revealed in avocado oil quantification with RMSEC 0.83-0.86 %v/v and RMSEP 0,35-0,52 %v/v. The use of Partial Least Square (PLS-DA) in classifying binary of avocado-soybean oil and binary of avocado-grapeseed oil was successfully obtained high accuracy of 100 % and 93,3 % for ternary mixture of avocado-soybean-grapeseed oil. The results show that the combination of infrared spectroscopy technique and multivariate analysis was a rapid and simple analytical technique. Both offer excellent accuracy and precision. Hence, the combination of FTIR spectroscopy and multivariate analysis is able to be suggested to be method of choice for routine analysis in authenticating avocado oil.
Kata Kunci : autentikasi, minyak alpukat, analisis multivariat, PLS-DA