Laporkan Masalah

Redesain Pasar Tradisional Bantul dengan Pendekatan Analogi Shopping Mall

GIGIH WIDHIANTOKO, Slamet Sudibyo, Ir, MT

2013 | Skripsi | S1 ARSITEKTUR

Keberadaan pasar tradisional dalam beberapa tahun terakhir mulai menghadapi banyak ancaman bahkan dikhawatirkan akan semakin banyak yang berhenti beroperasi karena tidak mampu bersaing menghadapi semakin banyaknya pusat perbelanjaan atau pasar modern yang merambah hingga ke pelosok permukiman penduduk. Masyarakat pun tampaknya lebih memilih berbelanja di pasar modern dengan berbagai pertimbangan, seperti kenyamanan, kebersihan dan kualitas barang. Keberadaan pasar tradisional tidak mungkin ditiadakan karena sebagian besar masyarakat masih berada dalam kondisi ekonomi menengah ke bawah, sehingga tidak memiliki daya beli yang cukup untuk terus-menerus berbelanja di pasar modern. Berkurangnya jumlah pasar tradisional akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi suatu daerah, seperti bertambahnya pengangguran, menurunnya daya beli masyarakat, melemahnya sektor perdagangan informal dan terhambatnya arus ditribusi kebutuhan pokok.

The existence of traditional markets in recent years have many threats even most of that would be stop operating because it is not able to compete the increasing of modern markets which penetrated to settlements. Most of the peoples seems prefer to shop on modern market with a variety of considerations, such as comfort, cleanliness and quality of stuff. The existence of traditional markets may not be eliminated because most of the peoples are still in the middle and lower economic condtions, so it does not have enough purchasing power to constantly shop in the modern market. Decreasing the number of traditional markets will have an impact on the economic growth of the region, such as rising unemployment, declining purchasing power, weakening the informal trade sector and hamper the flow distribution of basic needs.

Kata Kunci : redesain, pasar tradisional, analogi shopping mall, Bantul


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.