PEMBUATAN PETA TEMATIK TRANSAKSI JUAL BELI TANAH DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2013
WARDONO, Ir. Prijono Nugroho, MSP., Ph.D.
2015 | Skripsi | S1 TEKNIK GEODESIKabupaten Sleman merupakan salah satu kabupaten padat penduduk di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertumbuhan jumlah penduduk mengakibatkan kebutuhan akan tanah bertambah dan membuat transaksi jual beli tanah setiap tahunnya meningkat. Seiring pesatnya pertumbuhan penduduk dengan berbagai aktifitas untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik dapat diidentifikasi melalui distribusi jual beli tanahnya, maka kebutuhan akan peta akan meningkat dari waktu ke waktu. Begitu juga di Kabupaten Sleman yang pembangunannya berkembang sangat pesat seiring dengan proses perputaran jual beli tanah yang terjadi di kabupaten ini. Tujuan yang ingin dicapai dalam proyek ini adalah membuat, menampilkan dan menyajikan peta tematik transaksi jual beli tanah di Kabupaten Sleman dalam kurun waktu satu tahun terhitung dari bulan Januari sampai dengan Desember tahun 2013. Dari peta tersebut dapat dilihat sebaran lokasi transaksi jual beli tanah dan dapat diperkirakan harga tanah serta perbandingan distribusi jual-beli tanah dari kecamatan yang satu terhadap kecamatan lain di Kabupaten Sleman. Proyek ini dibuat dengan memanfaatkan data peta sekunder yaitu peta wilayah administratif Kabupaten Sleman, dan data transaksi jual beli tanah dari PPAT kepada Kantor Pertanahan BPN Kabupaten Sleman. Untuk menentukan nilai tanahnya, data transaksi jual beli tanah harus dilakukan penyesuaian terhadap jenis data dan waktu transaksi, untuk mengetahui distribusi frekuensi jual beli tanah dalam satu kabupaten diperoleh dari pengolahan data menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel 2013. Hasil proyek ini berupa peta tematik transaksi jual beli tanah yang menyajikan sebaran lokasi transaksi jual beli tanah dilengkapi dengan diagram batang yang menunjukkan distribusi frekuensi jual beli tanah di setiap kecamatan pada satu kabupaten dalam kurun waktu dari bulan Januari sampai dengan Desember tahun 2013.
Sleman District is one of a highly populated area in Special Province of Yogyakarta. Population growth is causing the land demand increase and also increasing the amount of land trading. As the population growth and their activities to improve their quality of life, it could be identified through land trading, therefore the map is importantly needed from time to time. This condition also happened in Sleman District, it develops rapidly coinside with land trading condition in this district. The purpose of this study is to produce, to display and to present a thematic map of land trading in Sleman District during one year period from January 2013 to December 2013. From those map, the land trading locations could be observed. Thus, the land price distribution could be interpreted and the distribution of land trading in each subdistrict could be compared. This project was done by using administrative map of Sleman District and land trading data, obtained from Land Deed Official (Pejabat Pembuat Akta Tanah/ PPAT) in National Land Agency of Sleman District. In order to obtain the land price, land trading data has to be adjusted with the data type and transaction time. Furthermore, to recognize the land trading frequency distribution in a district was obtained by data processing using a software, Microsoft Excel 2013. Result of this study is a land trading thematic map that contains bar diagram showing land trading frequency distribution for each subdistrict within a district during January 2013 to December 2013.
Kata Kunci : Map, Land, Sleman, 2013