Analisis kebijakan kemampuan pengelolaan keuangan daerah :: Studi kasus pengelolaan pendapatan asli daerah di Kabupaten Donggala
SALEH, Dahri, Dr. Warsito Utomo
2002 | Tesis | Magister Administrasi PublikKemampuan pengelolaan keuangan daerah merupakan salah satu indikator kemampuan suatu daerah untuk melaksanakan otonomi daerah. Kabupaten Donggala di hadapkan dengan pernasalahan kemampuan pengeloaan penerimaan keuangan daerah. Hal ini dapat di lihat dari prosentase penerimaan daerah yang kurang memadai, yakni 3,1 YO rata-rata pertahun. Tesis ini mencoba mencari jalan keluar dari pennasalahan belum optimalnya penslolaan penerimaan keuangan daerah, dan menemukan bagaimana kebijakan untuk mengoptimalkan kemampuan pengelolaan penerimaan keuangan daerah kabupaten donggala guna mendukung otonomi daerah. Tujuan penelitian ini adalah mencari alternatif kebijakan untuk mengoptimalkan kemampuan pengelolaan penerimaan keuangan daerah dalam mendukung otonomi daerah di kabupaten donggala. Dengan mengopti malkan kemampuan penerimaan tersebut, di perlukan beberapa alternatif berdasarkan permasalahan yang ada. Oleh karena itu pnulis mengunakan prosedur analisis kebijakan untuk merumuskan masalah kebijakan, meramalkan masa depan kebijakan, melakukan evaluasi alternatif kebijakan serta merekomendasikan kebijakan yang terpilih. Dengan mengunakan metode pohon masalah di temukan empat permasalahan yang merupakan penyebab pengelolaan penerimaan keuangan daerah, yaitu Penetapan Pajak dan Retribusi Daerah, Pengawasan Internal dan Eksternal belum berjalan baik, Perbedaan Sistem penerimaan antara Dinas/Instansi atau Unit pengelolaan PAD yang beium berjalan sesuai ketentuan yang ada, Sistem penyetoran belum berjalan sesuai prosedur dengan ketentuan yang berlaku. Dengan membandingkan metode pohon masalah dengan pohon tujuari kemampuan pengelolaan keuangan daerah d~ Kabupaten Donggala. Ke empat alternatif kebijakan tersebut adalah 1). kebijakan penetapan Pajak dan Retribusi Daerah 2). Kebijakan Pengawasan Internal dan Eksternal, 3). Kebijakan Sistem Penerimaan. 4). Kebijakan Sistem Penyetoran. Berdasarkan hasil evaluasi dampak kebi-jakan di pilih kebijakan Penetapan Pajak dan Retribusi Daerah sebagai kebijakan yang di rekomendasikan sebagai kebijakan terbaik untuk mengoptimalkan kemampuan pengelolaan penerimaan keuangan daerah dalam mendukung Otonomi Daerah di Kabupaten Donggala.
Government finance capacity is one of indicators of the capasity of local government finance to perform local autonomy. Donggala's Government regency is faced local financing problems. Donggala total expenditures in only 3,1% by everange each year. Tn this condition, it's hardly for Dbnggala to get success in local autonomy. This thesis tried to find some alternatives policy to solve the problems. This research purpose is to get some alternatives policy to grow up local finance. For that reason, This thesis tries to find out some alternatives policy based on the real problem. To analyze the problem,writter dnves some prosedures analysis policy to state policy problem formulation, forecasting policy and to evaluate alternative policy that impacts and also to recomendate which is the best policy. By using problem tree method we can find four problems cause low local finance those are : (1). The Region or the Redisrtribution policy, (2). The Controling Interen or Eksteren Policy, (3). The revenue Sistem Dipenda or PKD and Unit stake Holder Policy (4). The Tax Paymant or the Retribution of Deregion Policy. This research figured out four policy alternatives to increase local finance. That are, (1) The Policy or the region or Redistribution, (2) The Policy Controling Interen or Eksteren, (3j The Policy of Revenue Sistem Dipenda or PKD and Unit Stake Holder (4) The Policy of Tax Paymant or the Retribution or" the Region. The result of impact evaiuation policy, is to find the best choice for increasing iocal finance : The Region or the Retribution Local Poiicy.
Kata Kunci : Keuangan Daerah,Pengelolaan PAD,Kabupaten Donggala