VALIDASI MODUL BERCERITA “AKU ANAK BAIK†UNTUK MENINGKATKAN MORAL REASONING PADA ANAK USIA DINI
MIRRA SEPTIA VERANIKA, Dr. Wisjnu Martani, S.U.
2015 | Tesis | S2 Psikologi ProfesiPermasalahan moral di Indonesia terbilang sangat kompleks. Salah satu intervensi untuk mengatasi permasalahan moral adalah pendidikan moral. Hal terpenting dalam pendidikan moral adalah mengajarkan logika-logika moral (moral reasoning). Moral reasoning harus diajarkan sejak usia dini agar dapat diinternalisasi dan mengontrol perilaku. Salah satu metode untuk mengajarkan dan meningkatkan moral reasoning adalah diskusi dilema moral. Namun, untuk melaksanakan diskusi tersebut dibutuhkan metode bercerita yang menarik. Salah satu metode bercerita yang menarik dan memfasilitasi diskusi adalah repeated interactive read aloud. Modul bercerita ini akan disebut modul “Aku Anak Baikâ€. Tujuan dari penelitian ini adalah validasi modul untuk meningkatkan moral reasoning anak usia dini. Pendekatan yang digunakan untuk melakukan validasi modul adalah quasi-experimental dan rancangan penelitian yang digunakan adalah untreated control group design with dependent pretest and posttest (Shadish, Cook, & Campbell, 2002). Peserta penelitian dibagi ke dalam dua kelompok, kelompok kontrol (10 anak) dan kelompok eksperimen (12 anak). Hasil uji statistik menggunakan mann whitney menunjukkan nilai Z=3,960 (p<0.0001). Hal tersebut berarti ada perbedaan signifikan pada tingkat moral reasoning dari pretest ke posttest pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Modul “Aku Anak Baik†dinyatakan valid untuk meningkatkan moral reasoning pada anak usia dini usia 5-6 tahun. Kata Kunci: moral reasoning, repeated interactive read aloud, validitas
Moral issues in Indonesia are very complex. One of the interventions to address the moral issues is by giving moral education. The most important thing in moral education is teaching moral reasoning. Moral reasoning should be given since early childhood in order to be internalized and to control behavior. One of the methods to teach and improve moral reasoning is moral dilemma discussion. However, it needs interesting story telling method to do the discussion. One of the interesting story telling method that can facilitate the discussion is repeated interactive read aloud. The story telling module will be called “Aku Anak Baikâ€. The purpose of this study was to examine the validation of module to improve moral reasoning in early childhood. Quasi-experimental was used as an approach to validate the module and the research design that used was untreated control group design with dependent pretest and posttest (Shadish, Cook ,& Campbell , 2002). The participant of this research separated into control group (10 children) and experiment group (12 children). The result of statistical test used mann-whitney showed Z=-3,960 (p<0.0001). It means that there is very significant different on moral reasoning phase, from pretest to posttest between experiment and conrol group. The module “Aku Anak Baik†is valid to improve the moral reasoning in the early childhood for 5-6 years old. Key Word : moral reasoning, repeated interactive read aloud, validity
Kata Kunci : moral reasoning, repeated interactive read aloud, validitas