PENGARUH TATA TANAM DAN JUMLAH BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI HITAM (Oryza sativa L.)
YOHANES TRI SANTOSA, Ir. Supriyanta, M.P. ; Prof. Dr. Ir. Didik Indradewa Dip. Agr. St.
2015 | Skripsi | S1 AGRONOMIPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh tata tanam dan jumlah bibit per lubang tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi hitam yang dilaksanakan di Kebun Tridharma, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mulai bulan Juli sampai Desember 2014. Rancangan yang digunakan adalah rancangan petak terbagi (split plot) dengan tata tanam sebagai petak utama dan jumlah bibit sebagai anak petak dengan 3 blok sebagai ulangan. Tata tanam yang terdiri dari 3 aras yakni tegel, legowo 2:1, dan segitiga. Jumlah bibit per lubang tanam yang terdiri dari tiga aras yakni 1 bibit per lubang tanam, 2 bibit per lubang tanam, dan 3 bibit per lubang tanam. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam pada level segnifikansi sebesar 5%, apabila terdapat beda nyata antar perlakuan maka dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara tata tanam dan jumlah bibit pada semua variabel kecuali pada variabel jumlah anakan per rumpun minggu ke-3 dan ke-5, variabel bobot segar dan bobot kering biomassa tanaman umur 4 minggu setelah pindah tanam.
This Research, The Influence of Growing Pattern and Seed Number on Growth and Yield of Black Rice (Oryza sativa L.), was conducted to know the effects of growing pattern and seed number on growth and yield of black paddy. It was held in Tridharma Experimental Field, Agriculture Faculty, University of Gadjah Mada, Situated in Banguntapan, Bantul, Yogyakarta Special Territory, started from July to December 2013. The experiment used split plot design with growing pattern as main plot and seed number as sub plot with 3 blocks as replicate. The Growing Pattern consisted of 3 levels i.e. Square, Legowo 2:1, and Triangle. Meanwhile, the seed number consisted of 3 levels i.e. one seed per hill, two seeds per hill, and three seeds per hill. The data were analyzed by means of variance analysis at 5% of significance level followed by Duncan Multiple Range Test (DMRT). The research shows that there is no interaction between growing pattern and seed number in all variables except tiller number per hill at 3rd and 5th week after transplanting, as well as biomass fresh and dry weight variable at 4th week after transplanting.
Kata Kunci : Kata Kunci : Padi Hitam, Tata Tanam, Jumlah Bibit, Pertumbuhan, Hasil