Laporkan Masalah

Hubungan Antara Komunikasi Atlet-Pelatih Dengan Motivasi Berlatih Pada Atlet Bulutangkis Di Yogyakarta

IFTITA ALANIFTA DHAMMARA, Drs. Singgih Wibowo Santoso, S.U.

2014 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi atlet-pelatih dengan motivasi berlatih pada atlet bulutangkis. Subjek penelitian adalah atlet-atlet bulutangkis yang masih terdaftar dalam klub-klub dan berada dalam bimbingan pelatih dengan rentang usia 13-20 tahun (N=84). Pengumpulan data penelitian menggunakan Skala Komunikasi Atlet-Pelatih dan Skala Motivasi Berlatih yang disusun oleh peneliti, yang terdiri dari 50 aitem dan 41 aitem. Skala ini menggunakan metode Likert dengan 5 alternatif jawaban. Data penelitian dianalisis menggunakan uji korelasi product moment dari Pearson untuk mengetahui hubungan antara komunikasi atlet-pelatih dengan motivasi berlatih pada atlet bulutangkis. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara komunikasi atlet-pelatih dengan motivasi berlatih pada atlet bulutangkis, dengan r=0,675; p<0,05 sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima. Sumbangan efektif komunikasi atlet-pelatih terhadap motivasi berlatih sebesar 45%.

The research was aimed to find out the relationship between athlete-coach communication with motivation of exercise of badminton athlete in Yogyakarta. The subjects were athletes of badminton clubs and trained by coach, whose age ranged between 13-20 years old. Data research was obtained by Athlete-Coach Scale and Motivation of Exercise Scale developed by researcher, which contained 50 and 41 items. The scale was performed using the Likert method with 5 alternative responses. Data was analyzed using the method of Product Moment from Pearson to find out the relationship between athlete-coach communication with motivation of exercise of badminton athlete. The result showed that there is positive and significant relationship between athlete-coach communication with motivation of exercise, with r=0,675; p<0,05, so hypothesis was accepted. Effective contribution of athlete-coach communication for motivation of exercise is 45%.

Kata Kunci : komunikasi atlet-pelatih, motivasi berlatih


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.